"Dengan pelatihan membuat kemplang berbahan baku ikan ini tentu akan menambah pendapatan keluarga nelayan,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangka Belitung akan melatih istri nelayan tradisional memproduksi makanan olahan kemplang ikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir daerah itu.
"Dengan pelatihan membuat kemplang berbahan baku ikan ini tentu akan menambah pendapatan keluarga nelayan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangka Belitung Yuriswan di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan pada 2015 pelatihan membuat kemplang ikan akan diberikan kepada 20 istri nelayan di Kabupaten Belitung Timur. Dana pelatihan ini sebesar Rp87 juta berasal dari APBN 2015.
"Dengan pelatihan mengolah ikan menjadi makanan dapat meningkat nilai jual ikan hasil tangkapan nelayan tersebut," ujarnya.
Selama ini, kata dia, ikan hasil tangkapan nelayan tersebut dijual di pasaran dalam bentuk segar, dengan harga yang cukup murah.
"Apabila ikan hasil tangkapan nelayan ini diolah menjadi produk tentu menambah nilai jual ikan tersebut," ujarnya.
Menurut dia, prospek usaha makanan olahan yang ditekuni ibu-ibu rumah tangga di daerah pesisir ini sangat menjanjikan, karena ketersediaan bahan baku yang berlimpah.
Selain itu, para istri nelayan ini tidak perlu lagi membeli ikan di pasaran, karena mereka cukup menggunakan ikan dari hasil tangkapan suaminya.
"Kami berharap para peserta pelatihan untuk betul-betul mengikuti pelatihan dengan serius, agar ilmu yang diperoleh bisa dilakukan di rumah untuk meningkatkan pendapatan keluarga," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026