"Diperkirakan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini akan mengalami penurunan yang cukup drastis dibanding tahun sebelumnya mencapai 23.171 orang,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Jumlah penumpang kapal laut di Pelabuhan Pangkalbalam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), terhitung sejak H-15 hingga H-1 Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah sebanyak 7.272 orang penumpang atau mengalami penurunan dibanding arus mudik tahun lalu mencapai 13.869 orang.

"Diperkirakan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini akan mengalami penurunan yang cukup drastis dibanding tahun sebelumnya mencapai 23.171 orang," kata  Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam Adriawan Simanungkalit di Pangkalpinang, Kamis.

Terhitung H-15 hingga H-1 Lebaran, kata dia, total jumlah penumpang kapal laut di Pelabuhan Pangkalbalam tujuan Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta sebanyak 7.272 orang dengan rincian penumpang yang berangkat 4.749 orang dan turun 2.523 orang.

"Kondisi arus mudik tahun ini masih normal, berbeda kondisi arus mudik tahun lalu yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan," ujarnya.

Menurut dia kondisi arus balik Lebaran tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan kondisi arus mudik 2015, karena kondisi perekonomian masyarakat yang melemah akibat harga timah dan komoditas perkebunan yang anjlok.

"Diperkirakan arus balik akan berjalan normal, sehingga tidak akan terjadi penumpukan penumpang," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, untuk mengantisipasi penumpukan calon penumpang di terminal pelabuhan, pihaknya telah menyiapkan enam unit kapal ro-ro untuk tujuan Pelabuhan Tanjung Priok dan satu unit kapal cepat tujuan Pelabuhan Tanjungpandan.

"Diperkirakan pada arus balik penumpang akan meningkat pada H+7 Lebaran," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026