"Harga daging sapi di daerah ini bervariasi karena ada biaya tambahan transportasi untuk mendistribusikan bahan pangan tersebut hingga ke daerah,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyebutkan stok daging sapi di tingkat pengecer dan distributor di daerah itu mencapai 11,87 ton.

"Permintaan daging sapi di daerah ini masih stabil sehingga stok tersebut dipastikan dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat hingga bulan puasa," kata Kabid Distribusi BKP Babel M Yusmin di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menyebutkan, dari total 11,87 ton stok daging di daerah itu, 9,1 ton berada di tingkat distributor sedangkan 2,77 ton berada di tingkat pengecer yang tersebar di satu kota dan enam kabupaten.

"Sejauh ini belum ada peningkatan signifikan pada permintaan daging sapi sehingga stok yang ada masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, harga daging sapi di daerah itu juga masih bertahan normal seiring dengan permintaan konsumen yang masih stabil. Di tingkat distributor harga Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram dan di tingkat pengecer mencapai Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

"Harga daging sapi di daerah ini bervariasi karena ada biaya tambahan transportasi untuk mendistribusikan bahan pangan tersebut hingga ke daerah," ujarnya.

Menurut dia, jumlah permintaan dan harga daging sapi di daerah itu akan mengalami peningkatan menjelang puasa dan Idul Fitri untuk memeriahkan dua momen perayaan agama Islam tersebut.

"Mudah-mudahan dengan stok daging sapi saat ini dapat mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah ini hingga Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Ia mengatatakan, pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait dan distributor akan mendatangkan komoditas bahan pokok ke daerah itu secara kontinyu untuk menjamin ketahanan pangan dan stabilitas harga.

"Kami selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengetahui stok dan harga komoditas pangan di daerah ini sehingga peningkataan permintaan masyarakat tidak berakibat pada kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak wajar," ujarnya.

Ia berharap pihak distributor terus menambah stok daging sapi di daerah itu sebagai upaya mengantisipasi peningkatan permintaan masyarakat menjelang puasa dan Idul Fitri.

"Kami berharap pihak distributor lebih jeli melihat kondisi permintaan daging sapi di daerah ini untuk mencegah kelangkaan yang memicu kenaikan harga yang tidak wajar," ujarnya.


Pewarta: Pewarta: Sutan
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026