Pangkalpinang, Babel (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menjadikan koperasi merah putih (KMP) di desa dan kelurahan sebagai pemasok kebutuhan dapur program makan bergizi gratis di daerahnya.
"Kita tengah menyiapkan KMP ini sebagai pemasok bagi program makan bergizi gratis," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel Riza Aryani di Pangkalpinang, Babel, Selasa.
Ia mengatakan sebanyak 393 unit KMP desa dan kelurahan di Kepulauan Bangka Belitung akan dijadikan sebagai pemasok utama untuk bahan baku dapur program makan bergizi gratis bagi siswa, ibu hamil dan balita di daerah ini.
"Kita sudah membangun ekosistem dan manfaat dari KMP ini di antaranya menekan inflasi, memangkas mata rantai distribusi sembako untuk menekan harga kebutuhan pokok masyarakat desa," ujarnya.
Selain itu, manfaat dari KMP desa dan kelurahan ini untuk mengoptimalkan pelayanan secara cepat serta sistematis, sehingga anggota maupun warga tidak perlu lagi ke kota untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras dan kebutuhan pangan lainnya.
"Dengan adanya KMP ini diharapkan dapat menekan harga sembako di tingkat konsumen. Jadi, tidak ada lagi harga pangan di agen satu, subdistributor, pengepul, pedagang eceran," katanya.
Menurut dia, keberadaan KMP ini juga akan memberikan dampak terhadap harga hasil pertanian ditingkat petani, sehingga nilai tukar petani akan naik.
"Selama ini mata rantai pemasokan kebutuhan pokok masyarakat di Kepulauan Babel sangat panjang, sehingga harga kebutuhan pokok di masyarakat khususnya desa terpencil tinggi," ujarnya.
