Pangkalpinang (ANTARA) - Basic Life Support (BLS) dan layanan ambulans 24 jam merupakan dua komponen vital dalam sistem kegawatdaruratan medis. Dalam situasi kritis seperti henti jantung, kecelakaan lalu lintas, atau serangan stroke, penanganan cepat dan tepat sangat menentukan keselamatan pasien.
BLS adalah serangkaian tindakan pertolongan pertama yang bertujuan untuk menjaga fungsi vital tubuh sebelum pasien mendapatkan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan.
Sebagai dokter penanggung jawab UGD di Rumah sakit Siloam Bangka, dokter Danar menjelaskan bahwa “tindakan ini meliputi pengecekan kesadaran dan pernapasan, pemanggilan bantuan, serta pemberian resusitasi jantung paru (CPR).
Selain itu BLS tidak hanya dilakukan oleh tenaga medis, tetapi juga dapat dipelajari oleh masyarakat umum melalui pelatihan khusus”
Di sisi lain, layanan ambulans 24 jam berfungsi sebagai penghubung antara lokasi kejadian dan rumah sakit. Ambulans modern yang dimiliki oleh RS Siloam Bangka sudah dilengkapi dengan peralatan medis seperti oksigen, monitor jantung, dan lainnya, serta didukung oleh tenaga medis yang terlatih dalam penanganan kegawatdaruratan.
Layanan ini sangat penting dalam berbagai kondisi seperti kecelakaan, luka berat, gangguan pernapasan, atau kondisi medis yang memburuk secara tiba-tiba.
Kecepatan dan koordinasi antara tim ambulans dan rumah sakit menjadi kunci dalam menyelamatkan nyawa. Layanan ambulance dapat di akses dengan menghubuni nomor 0717-9190911 atau call center 1500 911.
Setelah pasien tiba di rumah sakit, pemeriksaan lanjutan seperti CT Scan menjadi langkah krusial dalam menentukan diagnosis dan tindakan medis berikutnya. CT Scan memungkinkan visualisasi detail organ dalam tubuh, termasuk otak, paru-paru, dan pembuluh darah, sehingga sangat berguna dalam kasus trauma kepala, stroke, atau cedera internal.
Dengan hasil CT Scan yang cepat dan akurat, tim medis dapat mengambil keputusan yang tepat untuk penanganan lebih lanjut.
Siloam Hospitals Bangka menyediakan layanan gawat darurat dan ambulans 24 jam yang siap menangani berbagai kasus medis dengan cepat dan efisien sehingga memungkinkan penanganan lanjutan setelah tindakan BLS dan transportasi ambulans dilakukan.
Dengan lokasi yang dekat dengan bandara dan pusat kota, serta dukungan teknologi dan tenaga medis profesional, Siloam Hospitals Bangka Belitung menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara edukasi BLS dan layanan ambulans 24 jam dapat menciptakan sistem pertolongan darurat yang efektif.
Masyarakat Bangka Belitung diharapkan semakin sadar akan pentingnya pelatihan BLS dan mengetahui cara mengakses layanan ambulans, sehingga dapat berperan aktif dalam menyelamatkan nyawa di saat genting.
Pewarta: Elza ElviaEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026