Toboali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat melakukan penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026.
Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rapat Paripurna DPRD Bangka Selatan yang digelar di ruang rapat Paripurna Junjung Besaoh, Rabu (15/10).
Pj Sekretaris Daerah Hefi Nuranda mengatakan, KUA PPAS APBD tahun 2026 merupakan kesepakatan strategis antara Pemkab Bangka Selatan dan DPRD dalam mengarahkan sumber daya fiskal daerah guna mencapai target pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Nota kesepakatan ini disusun melalui pembahasan dan pencermatan bersama secara intensif, berdasarkan analisis terhadap sumber pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2026,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil analisis terhadap kondisi ekonomi daerah, tantangan, serta prospek perekonomian Bangka Selatan menjadi dasar dalam menentukan proyeksi pendapatan dan belanja daerah tahun 2026.
"Tidak ada perubahan tema pembangunan maupun indikator-indikator makro pembangunan daerah antara RKPD dan KUA-PPAS yang telah disepakati. Kita tetap berkomitmen menjaga konsistensi arah pembangunan untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia menyebutnya terdapat lima indikator makro pembangunan Kabupaten Bangka Selatan tahun 2026 yang telah ditetapkan yakni laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan pada kisaran 3,95%–5,10%; dan angka kemiskinan sebesar 2,76%.
Selanjutnya tingkat pengangguran sebesar 4,28%; laju inflasi sebesar 2,85%; dan Indeks Modal Manusia (IMM) sebesar 0,51%.
“Kita semua berharap seluruh indikator makro pembangunan yang telah disepakati dapat tercapai demi peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan,” ujarnya.
Hefi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang baik selama proses pembahasan berlangsung. Dirinya berharap pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
“Mudah-mudahan proses pembahasan RAPBD dapat berjalan dengan lancar. Atas perhatian dan kerja sama seluruh pihak, kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.
