Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bangka Belitung melakukan pemeriksaan kesiapan operasional sarana dan prasarana transportasi sungai, danau, dan penyeberangan (SDP) di empat pelabuhan utama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung Pitra Setiawan mengatakan empat pelabuhan yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian, Sadai, Tanjung Ru, dan Tanjung Nyato.
“Kami memastikan seluruh sarana dan prasarana penyeberangan di wilayah Bangka Belitung dalam kondisi siap beroperasi menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi komitmen kami untuk memberikan pelayanan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Pitra Setiawan dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Pangkalpinang, Rabu (20/10).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan terhadap kebersihan area layanan, kelayakan sarana angkutan penyeberangan, serta kompetensi awak kapal dalam memberikan pelayanan kepada penumpang.
Selain itu, kata dia, BPTD Kelas III Bangka Belitung juga menitikberatkan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh pelabuhan penyeberangan. Bersama PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, pihaknya memastikan fasilitas pelabuhan berada dalam kondisi bersih, tertib, dan aman.
“Momentum libur panjang Nataru menjadi perhatian serius kami karena tingginya mobilitas masyarakat. Melalui sinergi dengan operator penyeberangan dan stakeholder terkait, kami ingin memastikan bahwa seluruh pengguna jasa dapat menikmati perjalanan dengan lancar, tertib, dan berkeselamatan,” tambah Pitra.

Ia mengatakan pemeriksaan ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi penyeberangan, mengingat meningkatnya arus penumpang menjelang libur sekolah dan perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Melalui kegiatan ini, BPTD Kelas III Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat," tegasnya.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan operator penyeberangan dapat memastikan seluruh pengguna jasa menikmati perjalanan yang nyaman dan berkeselamatan selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026,” tutup Pitra.
