Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan kompetensi pengasuh Tempat Penitipan Anak (TPA) di Kabupaten Bangka Barat.
"Ini langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus produktivitas orang tua bekerja,” kata Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Kepulauan Babel, Novianti di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan BKKBN Kepulauan Babel bekerja sama dengan PT Timah Tbk melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) melatih dan membina pengasuh dua TPA di Kabupaten Bangka Barat yakni TPA Bunayya dan TPA Ulul Mauza, sebagai langkah menekan angka stunting di daerah itu.
"Sampai saat ini hanya PT Timah Tbk yang menjadi satu-satunya perusahaan di Bangka Belitung yang mendukung Program TAMASYA," katanya.
Kepala Dinas P2KBP3A Bangka Barat, Sarbudiyonom mengapresiasi langkah PT Timah Tbk dan BKKBN dalam meningkatkan kualitas pengasuhan di TPA.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas pengasuh dan pengelola TPA dalam pola asuh dan pola pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap program ini dapat diperluas, sehingga semakin banyak TPA di Bangka Barat yang merasakan manfaat program ini sehingga bisa mendukung tumbuh kembang anak.
Pengelola TPA Bunayya Bangka Barat, Marlinda menyampaikan bahwa mereka mengasuh 23 anak dan sangat terbantu dengan pendampingan ini.
“Kami siap menerapkan ilmu yang diberikan untuk mendukung tumbuh kembang anak. Terima kasih kepada PT Timah Tbk dan BKKBN atas perhatiannya,” ujarnya.
