Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggiatkan kampanye gemar makan ikan sebagai salah satu upaya meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mencegah tengkes.
"Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Provinsi Babel dan Hari Ikan Nasional (Harkanas) ke-12 yang hari ini kita gelar dipusatkan di Kabupaten Bangka. Ini momentum penting untuk meningkatkan konsumsi protein ikan sebagai upaya menekan kasus tengkes, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan," kata Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Babel Noni Arsani di Sungailiat, Bangka, Selasa.
Ia mengatakan periode sejak anak dalam kandungan hingga usia dua tahun merupakan fase emas perkembangan dan pada periode ini kualitas asupan gizi akan menentukan pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan kemampuan belajar anak di masa mendatang.
Hingga saat ini, angka prevalensi tengkes di Provinsi Babel mencapai 20,1 persen, sementara di Kabupaten Bangka berada pada angka 21,2 persen. Kedua angka tersebut masih berada di atas target nasional 18,6 persen.
"Artinya, satu dari lima anak di Bangka Belitung diduga tengkes," ujarnya.
Kondisi ini dinilai dapat menghambat perkembangan anak dan mengurangi peluang mereka untuk meraih kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Sebagai provinsi kepulauan yang kaya sumber daya perikanan, Bangka Belitung memiliki potensi besar menyediakan protein hewani berkualitas bagi masyarakat.
Ikan mengandung protein tinggi, omega-3, omega-6, vitamin D, dan berbagai mineral yang berperan penting dalam perkembangan otak dan pertumbuhan anak.
Untuk itu, konsumsi ikan dinilai sebagai langkah pencegahan tengkes yang dapat dimulai dari rumah.
Kampanye Gemarikan mengusung tema "Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045" sebagai bentuk dukungan konkret terhadap percepatan penurunan tengkes.
DKP Provinsi Babel pada tahun ini mendistribusikan paket olahan hasil perikanan kepada ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun yang berisiko tengkes.
Pelaksana tugas Kepala DKP Provinsi Babel Yopie Wijaya mengatakan kampanye Gemarikan diselenggarakan dalam rangkaian perayaan Hari Ikan Nasional dan HUT Babel yang diperingati bersamaan setiap 21 November.
"Untuk tahun ini pemberian stimulus berupa paket olahan hasil perikanan dan produk segar yang diberikan sebanyak 1,000 paket makanan berbahan dasar ikan untuk bayi usia kurang dua tahun dan 448 orang ibu hamil," katanya.
Paket-paket tersebut didistribusikan di dua lokus kabupaten dengan prevalensi tengkes tinggi, yaitu Kabupaten Bangka (di Kecamatan Sungailiat dan Mendo Barat), dan di Kabupaten Bangka Selatan (di Kecamatan Toboali, Airgegas, Payung dan Simpangrimba).
Paket tersebut berisi berbagai produk perikanan segar dan olahan, antara lain bakso ikan, ikan teri, udang segar, dan ikan lele. Selain pembagian paket, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan bagi tumbuh kembang anak.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat upaya menjadikan Babel sebagai daerah dengan generasi sehat, kuat, dan berdaya saing.
DKP Babel giatkan kampanye gemar makan ikan cegah tengkes
Selasa, 18 November 2025 19:10 WIB
