• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Senin, 26 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Lucky Widja Element sempat didiagnosis TB Ginjal sebelum wafat

      Lucky Widja Element sempat didiagnosis TB Ginjal sebelum wafat

      Senin, 26 Januari 2026 17:03

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Senin, 26 Januari 2026 16:58

      Soal isu merger Grab-Goto, KPPU sebut belum terima notifikasi

      Soal isu merger Grab-Goto, KPPU sebut belum terima notifikasi

      Senin, 26 Januari 2026 14:20

      Capt. Andy Dahananto dikenang sebagai pilot berdedikasi tinggi

      Capt. Andy Dahananto dikenang sebagai pilot berdedikasi tinggi

      Senin, 26 Januari 2026 9:37

      Hoaks! Prabowo copot menteri saat retret di Hambalang

      Hoaks! Prabowo copot menteri saat retret di Hambalang

      Minggu, 25 Januari 2026 21:54

  • Mancanegara
      Pembangkit listrik Gaza siap beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Pembangkit listrik Gaza siap beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Minggu, 25 Januari 2026 2:09

      Lula tuduh Trump berupaya ciptakan PBB baru dan jadi pemilik tunggal

      Lula tuduh Trump berupaya ciptakan PBB baru dan jadi pemilik tunggal

      Sabtu, 24 Januari 2026 18:04

      China enggan komentari pembentukan Dewan Perdamaian Gaza

      China enggan komentari pembentukan Dewan Perdamaian Gaza

      Sabtu, 24 Januari 2026 14:21

      Indonesia harus pastikan Dewan Perdamaian tak jadi alat usir warga Gaza

      Indonesia harus pastikan Dewan Perdamaian tak jadi alat usir warga Gaza

      Jumat, 23 Januari 2026 18:18

      Korban tewas akibat aksi protes di Iran capai 5.000 jiwa

      Korban tewas akibat aksi protes di Iran capai 5.000 jiwa

      Jumat, 23 Januari 2026 18:01

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polres Bangka Barat tanam pohon di puncak Menumbing

        Polres Bangka Barat tanam pohon di puncak Menumbing

        Sabtu, 24 Januari 2026 21:41

        "Seribu Pohon Untuk Negeri" PT Timah tanam 1.400 pohon buah-buahan

        Jumat, 23 Januari 2026 10:28

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        Senin, 19 Januari 2026 17:38

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Senin, 19 Januari 2026 8:41

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        Selasa, 13 Januari 2026 23:07

    • Olahraga
        Indonesia tutup ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan raihan 135 emas

        Indonesia tutup ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan raihan 135 emas

        Senin, 26 Januari 2026 13:07

        Klasemen Proliga 2026: LavAni dan Gresik Phonska kokoh di puncak

        Klasemen Proliga 2026: LavAni dan Gresik Phonska kokoh di puncak

        Senin, 26 Januari 2026 13:04

        Klasemen Liga Indonesia: Persib memimpin dengan unggul satu poin

        Klasemen Liga Indonesia: Persib memimpin dengan unggul satu poin

        Senin, 26 Januari 2026 10:51

        Kalahkan Real Oviedo 3-0, Barcelona kembali rebut puncak klasemen

        Kalahkan Real Oviedo 3-0, Barcelona kembali rebut puncak klasemen

        Senin, 26 Januari 2026 9:34

        Juventus kalahkan Napoli 3-0

        Juventus kalahkan Napoli 3-0

        Senin, 26 Januari 2026 9:29

    • Gaya Hidup
        Vokalis Element Lucky Widja meninggal dunia

        Vokalis Element Lucky Widja meninggal dunia

        Senin, 26 Januari 2026 9:20

        Slank pukau ribuan masyarakat Babel di SOB Vol 5

        Slank pukau ribuan masyarakat Babel di SOB Vol 5

        Minggu, 25 Januari 2026 21:17

        Harry Styles rilis lagu baru

        Harry Styles rilis lagu baru "Aperture" dan bersiap akan gelar tur

        Jumat, 23 Januari 2026 20:20

        Teknologi AI dorong transformasi fungsi SDM dari peran administratif jadi mitra strategis bisnis

        Teknologi AI dorong transformasi fungsi SDM dari peran administratif jadi mitra strategis bisnis

        Jumat, 23 Januari 2026 10:45

        Swiss-Belhotel Pangkalpinang tawarkan paket

        Swiss-Belhotel Pangkalpinang tawarkan paket "Romance Valentine Dinner"

        Kamis, 22 Januari 2026 22:51

    • Opini
        Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju: Refleksi 76 Tahun Menjaga Kedaulatan di Era Digital

        Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju: Refleksi 76 Tahun Menjaga Kedaulatan di Era Digital

        Senin, 26 Januari 2026 8:08

        Garuda Indonesia: 77 tahun mengudara, menghubungkan nusantara dan dunia

        Garuda Indonesia: 77 tahun mengudara, menghubungkan nusantara dan dunia

        Senin, 26 Januari 2026 7:36

        Forum Perdamaian Desa sebagai ruang mediasi dalam menjaga kerukunan masyarakat

        Forum Perdamaian Desa sebagai ruang mediasi dalam menjaga kerukunan masyarakat

        Minggu, 25 Januari 2026 21:37

        11 tahun perjalanan Bank Mandiri Taspen: Dari inovasi hingga dedikasi untuk para pensiunan

        11 tahun perjalanan Bank Mandiri Taspen: Dari inovasi hingga dedikasi untuk para pensiunan

        Jumat, 23 Januari 2026 9:30

        Indonesia sebagai nakhoda harga nikel dunia

        Indonesia sebagai nakhoda harga nikel dunia

        Kamis, 22 Januari 2026 9:07

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Minggu, 18 Januari 2026 12:36

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Senin, 12 Januari 2026 16:15

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          Minggu, 11 Januari 2026 19:06

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

      • Video
        • Pemprov Babel sambut baik HPM Timah karena penambang juga dapat untung

          Pemprov Babel sambut baik HPM Timah karena penambang juga dapat untung

          Senin, 26 Januari 2026 17:50

          Babel perkuat regulasi sektor pertambangan mineral

          Babel perkuat regulasi sektor pertambangan mineral

          Jumat, 23 Januari 2026 22:07

          Pengelolaan sampah berbasis teknologi hadir di Pangkalpinang

          Pengelolaan sampah berbasis teknologi hadir di Pangkalpinang

          Jumat, 23 Januari 2026 14:46

          Insan Pelabuhan Pangkalbalam senam K3

          Insan Pelabuhan Pangkalbalam senam K3

          Jumat, 23 Januari 2026 10:09

          Pemkot Pangkalpinang siapkan strategi jaga harga pangan jelang Ramadan

          Pemkot Pangkalpinang siapkan strategi jaga harga pangan jelang Ramadan

          Kamis, 22 Januari 2026 15:12

      Guruku sayang, guruku (jangan sampai) malang

      Oleh Sizuka Selasa, 25 November 2025 10:17 WIB

      Guruku sayang, guruku (jangan sampai) malang

      Jakarta (ANTARA) - Indonesia Emas 2045 selalu bicara tentang kualitas manusia, tetapi kita jarang menoleh kepada para guru yang mengasah kualitas itu setiap hari.

      Para guru berdiri di garis depan, tapi jejak langkah mereka sering tenggelam di balik gegap gempita visi besar bangsa.

      Kini, perlahan muncul janji perubahan, dan kita hanya perlu memastikan janji itu tak berhenti sebagai gema di udara.

      Indonesia sedang menulis babak penting menuju Visi Indonesia Emas 2045, sebuah cita-cita besar tentang bangsa yang maju, mandiri, dan bermartabat.

      Di atas kertas, visi ini bertumpu pada satu pilar utama: kualitas sumber daya manusia. Namun, di balik gebyar jargon dan optimisme pembangunan, ada sebuah ironi yang terus mengintip dari balik tirai: masa depan yang besar ini dititipkan pada pundak para guru yang justru masih harus memperjuangkan kesejahteraan paling dasar.

      Ada satu ironi yang selalu muncul di setiap Hari Guru: kita berlomba merayakan mereka dengan pujian manis, tetapi sering lupa bahwa profesi ini berdiri di antara tuntutan tinggi dan penghargaan yang tak selalu sepadan.

      Setiap tahun, peringatan Hari Guru seolah-olah menjadi cermin yang menegaskan kontradiksi lama: kita ingin melompat jauh ke masa depan, tetapi masih terseok menyelesaikan perkara paling mendasar di ruang kelas.

      Guru dituntut profesional, adaptif, kreatif, dan inspiratif. Namun banyak dari mereka masih harus memikirkan hal-hal sesederhana: cukup tidak hari ini untuk membeli kebutuhan rumah tangga? Bagaimana nasib status kepegawaian yang bertahun-tahun digantung? Kapan mereka bisa benar-benar mengajar tanpa dibelit pekerjaan administratif yang tak ada habisnya?

      Padahal, dalam logika paling sederhana sekalipun, bangsa tak mungkin melahirkan generasi emas jika para “pengrajinnya” sendiri dibiarkan bekerja dalam keadaan perak, bahkan tembaga.

      Kualitas pembelajaran mustahil melesat bila guru lebih sering menambal keseharian ketimbang memoles kompetensi.

      Untuk mencetak anak didik yang kritis dan berkarakter, guru seharusnya memiliki ruang untuk tumbuh, bukan justru terjerat oleh laporan, formulir, data, dan rutinitas administratif yang memakan energi tanpa menambah mutu.

      Di tengah udara pesimis yang kadang memenuhi percakapan tentang kesejahteraan pendidik, beberapa angin segar memang mulai berhembus.

      Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, misalnya, menyatakan komitmennya mendorong percepatan sertifikasi dan penataan tunjangan yang lebih “manusiawi”. Sebuah langkah yang setidaknya memberi harapan bahwa profesi guru tidak terus-menerus dibiarkan berjalan sendirian dalam kabut birokrasi.

      Sementara itu, di jalur yang lain, Kementerian Agama menyiapkan anggaran Rp 7,25 triliun untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) madrasah pada 2025, termasuk pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sekitar Rp 2 triliun yang sudah digulirkan lebih cepat sebagai dukungan nyata bagi para pendidik yang memikul kelas demi kelas.

      Apakah semua ini langsung menyelesaikan persoalan? Tentu tidak. Namun, sentuhan kebijakan itu memberi nuansa baru: bahwa ada upaya, ada perhatian, ada sejenis pengakuan bahwa masa depan negeri ini tidak bisa dilepaskan dari ruang kelas yang sering kita lupakan.

      Guru --yang selama ini bertahan dengan idealisme, humor tipis-tipis, dan kesabaran tingkat dewa— akhirnya mendapat secercah sinyal bahwa negara tidak sepenuhnya memalingkan wajah. Mungkin, justru pada titik inilah Hari Guru menemukan maknanya: bukan sekadar seremoni, tapi momen untuk menimbang ulang cara kita memperlakukan mereka.

      Apakah kita masih menganggap guru sebagai “pelengkap administratif” dalam sistem pendidikan, atau sebagai inti dari perjalanan bangsa yang ingin kita banggakan?

      Segala visi besar selalu bermula dari ruang kelas. Tetapi ruang kelas itu hanya bisa menjadi taman peradaban apabila penjaga tamannya benar-benar dihargai, bukan hanya dipuji.

      Guru datang ke kelas setiap pagi dengan bekal yang tak pernah habis: panggilan jiwa. ANTARA/Sizuka

      Tinggi tuntutan

      Ironi terbesar dalam perjalanan pendidikan kita bukan hanya tentang guru yang digaji seadanya, tetapi tentang guru yang kerap diperlakukan seolah mereka berada di posisi yang salah.

      Dalam beberapa tahun terakhir, publik berkali-kali dikejutkan oleh berita guru dipolisikan karena tindakan mendisiplinkan murid, tindakan yang, dalam konteks ruang kelas, sejatinya dilakukan demi pendidikan, bukan kekerasan.

      Namun, di tengah atmosfer sensitif dan pola pikir serba menuntut bukti —segala sesuatu harus direkam, dilaporkan, dan dibenarkan secara formal—, ruang untuk menimbang niat baik guru perlahan menghilang. Hukum sering datang sebelum dialog, dan sanksi sering tiba sebelum pemahaman.

      Tak sedikit guru yang akhirnya dipecat, dicabut kehormatannya, bahkan dipersempit jalannya hanya karena satu langkah yang dinilai keliru, meski bertahun-tahun sebelumnya ia menanamkan nilai, kesabaran, dan kejujuran pada ratusan anak. Beruntung, dalam sebagian kasus masih ada pihak yang berdiri membela, meredakan hukuman yang telanjur dijatuhkan, dan membantu memulihkan martabat sang guru.

      Di satu sisi kita menempatkan guru sebagai teladan moral; pada bagian lain, kita tak segan menimbangnya dengan standar yang tak manusiawi: harus sabar tanpa batas, benar tanpa cela, tetap tenang meski diserbu masalah.

      Bagian paling getir dari ironi ini muncul dari tempat yang paling dekat: orang tua. Mereka yang seharusnya menjadi mitra utama dalam pendidikan kadang justru berubah menjadi pihak pertama yang mengangkat telunjuk.

      Komplain kecil menjelma tuntutan besar. Ketidaknyamanan berubah menjadi laporan. Bahkan sebelum guru diberi ruang menjelaskan, masalah sudah berubah menjadi kasus. Anehnya, orang tua yang paling mudah melapor sering pula adalah mereka yang berkata telah mempercayakan pendidikan anaknya pada sekolah.

      Kepercayaan, ternyata, di negeri ini mudah diucapkan, tetapi cepat ditarik begitu terjadi gesekan kecil.

      Jika orang tua merasa mampu mendidik anak sepenuhnya, sekolah sebenarnya tak perlu menjadi tempat menitipkan harapan sekaligus melimpahkan kemarahan.

      Namun, bila memang pendidikan adalah kerja bersama, maka guru layak dihargai sebagai mitra, bukan tersangka. Karena bagaimana mungkin guru mendidik generasi tangguh bila setiap langkahnya dipertaruhkan di atas meja pengaduan? Bagaimana mungkin anak belajar hormat, bila kita sendiri tak memberi teladan menghormati mereka yang mengajar?

      Di titik ini, refleksi itu mengetuk: barangkali bukan guru yang berubah, tapi kitalah yang perlu belajar kembali cara memuliakan mereka.

      Tidak hanya mengajar pelajaran di kelas, guru juga mendidik akhlak anak. ANTARA/Sizuka

      Bakti sunyi

      Di tengah derasnya tuntutan yang tak selalu sebanding dengan penghargaan, guru tetap datang setiap pagi dengan satu bekal yang tak pernah habis: panggilan jiwa.

      Ada janji-janji perbaikan yang berembus dari berbagai arah, ada apresiasi yang kadang hanya hadir seremonial, dan ada pula ekspektasi masyarakat yang terus meninggi.

      Namun di balik itu semua, makna besar dari pekerjaan seorang guru tak pernah berkurang, sekalipun ruang untuk benar-benar dihargai belum selalu terbuka sebagaimana mestinya.

      Sebab guru tidak hidup dari pujian, tetapi dari cahaya kecil yang mereka nyalakan di kepala dan hati murid-muridnya. Cahaya yang mungkin tak langsung terlihat, tapi perlahan tumbuh menjadi karakter, menjadi keberanian, menjadi arah hidup seseorang.

      Tiap kali seorang murid melangkah lebih jauh dari yang ia bayangkan, ada jejak guru yang diam-diam ikut berjalan di sana.

      Tidak ada bakti guru yang sia-sia. Tidak ada pengorbanan yang luput dari hitungan. Ketika dunia belum memberi cukup tempat, ada Yang Maha Memperhitungkan setiap niat, setiap kesabaran, setiap tetes lelah yang tak sempat disuarakan.

      Kemuliaan hidup bukan hanya soal materi yang diterima, melainkan tentang amal yang tak pernah putus —ilmu yang terus mengalir bahkan setelah seorang guru menutup kelasnya untuk terakhir kali.

      Wahai guru, tetaplah mengajar dengan hati; tetaplah menyalakan api kecil itu, meski suasana kadang terasa remang.

      Suatu hari, bangsa ini akan menyadari bahwa pondasi Indonesia Emas tak dibangun dari gedung tinggi atau kurikulum megah, tetapi dari para guru yang setia berdiri di depan kelas, memberi masa depan pada anak-anak tanpa pernah meminta lebih.

      Karena pada akhirnya, guru bukan sekadar profesi; guru adalah jalan menuju kemuliaan, dan siapapun yang setia menapak di atas lintasan itu, tak akan pernah hilang dalam perjalanan.

      Upacara Hari Guru di SD Negeri Bakti Jaya 1, Depok - Jawa Barat, Selasa (25/11/2025). ANTARA/Sizuka

      Editor : Bima Agustian
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Bupati Bangka mengingatkan guru jaga integritas pelayanan pendidikan

      Bupati Bangka mengingatkan guru jaga integritas pelayanan pendidikan

      26 November 2025 16:51

      Pemerintah Bangka Barat tingkatkan profesionalitas para guru

      Pemerintah Bangka Barat tingkatkan profesionalitas para guru

      25 November 2025 23:23

      HUT ke 80 PGRI 2025: Momentum pentingnya guru dalam masyarakat

      HUT ke 80 PGRI 2025: Momentum pentingnya guru dalam masyarakat

      25 November 2025 20:07

      HUT ke 80 PGRI 2025: Momentum pentingnya guru dalam masyarakat

      HUT ke 80 PGRI 2025: Momentum pentingnya guru dalam masyarakat

      25 November 2025 17:38

      PT Timah tingkatkan kualitas guru di lingkar tambang

      PT Timah tingkatkan kualitas guru di lingkar tambang

      25 November 2025 17:26

      Wabup Bangka Tengah: Guru pengawal masa depan generasi muda

      Wabup Bangka Tengah: Guru pengawal masa depan generasi muda

      25 November 2025 16:43

      Lirik lagu "Terima Kasih Guruku" karya cipta Sri Widodo

      Lirik lagu "Terima Kasih Guruku" karya cipta Sri Widodo

      25 November 2025 14:01

      7 ide rayakan Hari Guru Nasional di sekolah

      7 ide rayakan Hari Guru Nasional di sekolah

      25 November 2025 13:27

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik lagi

      Harga emas Antam hari ini naik lagi

      Harga emas Antam hari ini meroket Rp30.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini meroket Rp30.000 per gram

      Rekap hasil Indonesia Masters 2026: Enam wakil tuan rumah ke semifinal

      Bulu tangkis

      Rekap hasil Indonesia Masters 2026: Enam wakil tuan rumah ke semifinal

      Wakapolda Babel nostalgia ke kampung halaman dan beri motivasi pelajar di Beltim

      Wakapolda Babel nostalgia ke kampung halaman dan beri motivasi pelajar di Beltim

      Harga emas Antam hari ini 23 Januari melonjak drastis Rp90.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini 23 Januari melonjak drastis Rp90.000 per gram

      Top News

      • Lucky Widja Element sempat didiagnosis TB Ginjal sebelum wafat

        Lucky Widja Element sempat didiagnosis TB Ginjal sebelum wafat

        2 jam lalu

      • Polisi pastikan Reza "Arap" ada di TKP saat kematian Lula Lahfah

        Polisi pastikan Reza "Arap" ada di TKP saat kematian Lula Lahfah

        2 jam lalu

      • Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

        Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

        2 jam lalu

      • Ini tujuan polisi panggil enam saksi terkait kematian Lula Lahfah

        Ini tujuan polisi panggil enam saksi terkait kematian Lula Lahfah

        2 jam lalu

      • Tim Gabungan Polda Babel gerebek dua lokasi diduga tempat pesta narkoba di Bangka Selatan

        Tim Gabungan Polda Babel gerebek dua lokasi diduga tempat pesta narkoba di Bangka Selatan

        2 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA