Jakarta (ANTARA) - Bek Sassuolo sekaligus kapten timnas Indonesia Jay Idzes menyebut target klubnya pada musim ini adalah bertahan di Liga Italia Serie A, setelah skuadnya ditahan imbang oleh Pisa dengan skor 2-2, Selasa dini hari WIB.
"Kami adalah tim dengan banyak pemain anyar dan baru saja promosi. Namun kami ingin bertahan di Serie A dan melakukan yang terbaik pada musim ini," ujar Idzes dikutip dari laman resmi Sassuolo, Selasa.
Menghadapi Pisa di kandang sendiri, Stadion Mapei, bek berusia 24 tahun itu mengatakan, Sassuolo sejatinya menargetkan kemenangan.
Dia menyebut, Sassuolo seharusnya dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dengan kualitas tim yang mereka miliki.
"Kami akan senang jika bisa menangkan pertandingan, tetapi terkadang ada hal pahit yang harus dilalui. Dengan tim kami dan kualitas yang kami miliki, seharusnya kami bisa tampil lebih baik lagi," kata pemain yang pernah membela Venezia pada 2023-2025 itu.
Idzes menegaskan, kunci bertahan di kasta tertinggi Liga Italia adalah dengan terus mengembangkan mentalitas tim dalam sesi latihan maupun pertandingan.
Untuk berkompetisi di Liga Italia, dia melanjutkan, sebuah tim harus bisa mendorong batas kemampuan diri sendiri.
"Melalui latihan dan pertandingan, kami harus melanjutkan peningkatan mentalitas kami," tutur dia.
Sassuolo harus puas dengan hasil imbang 2-2 di kandang sendiri kala berjumpa Pisa dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Selasa dini hari WIB.
Dua gol mereka dicetak oleh Nemanja Matic (6') dan Kristian Thorstvedt (90'+5'). Sementara gol tim tamu dicetak oleh M'Bala Nzola (4') dan Henrik Meister (81').
Meski hanya meraih hasil imbang, Sassuolo masih aman di papan tengah klasemen sementara Liga Italia musim ini yaitu di peringkat sembilan dengan mengumpulkan 17 poin dari 12 pertandingan. Sementara Pisa masih berusaha menjauhi zona degradasi yaitu di posisi 16 klasemen dengan perolehan 10 poin dari 12 laga.
