Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan nasional 2025.
Pengumuman tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu. Pencapaian itu disebut cukup luar biasa lantaran sebelumnya ditargetkan swasembada akan terjadi dalam waktu empat tahun.
"Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa saat dilantik sebagai Presiden RI, dirinya menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam waktu empat tahun," ujar Teddy sebagaimana unggahan Instagram @Sekretariat.kabinet di Jakarta, Rabu.
Teddy menyebut pencapaian swasembada pangan dapat terjadi berkat kerja keras dan kekompakan seluruh elemen pertanian nasional sehingga target tersebut berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun.
Lebih lanjut, kata Teddy, Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para petani, penyuluh pertanian serta seluruh komunitas pertanian Indonesia.
Menurut Presiden, mereka telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri mandiri.
"Hari ini saudara memberi kepada bangsa dan negara bukti yang nyata. Saudara telah, menurut saya, mencatat tonggak penting dalam kemerdekaan bangsa Indonesia," kata Teddy.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia kini telah memasuki fase kemandirian pangan dan tidak lagi bergantung pada pasokan dari bangsa lain.
Prabowo dalam agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, menyebut hanya dalam waktu satu tahun sejak dirinya dilantik, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan pangan, melampaui target awal yang dipatok selama empat tahun.
"Kita sudah swasembada satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki sendiri satu tahun, kita tidak tergantung bangsa-bangsa lain," ujarnya.
Presiden mengatakan bahwa kemerdekaan suatu bangsa tidak akan pernah utuh apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain.
