Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan pelayanan cek kesehatan gratis untuk masyarakat umum dan personel TNI yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI Laksamana Pertama TNI Tjahja Nurrobi mengatakan bahwa pelayanan cek kesehatan gratis (CKG) dapat diberikan kepada personel satuan tugas yang berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) apabila terdaftar dalam aplikasi satu sehat.
"Bahkan nanti kalau yang di satuan tugas (satgas) itu memang ada kesempatan untuk melakukan CKG, kita lakukan. Tadi saya sudah sampaikan kepada Bu Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti seperti itu. Di mana pun bisa dilakukan selama fasilitas kesehatan, di situ terdaftar dalam satu sehat," kata Tjahja dalam wawancara cegat di Mabes TNI, Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan terdapat 600 unit fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk pelaksanaan program CKG, termasuk di daerah 3T.
"Iya, betul. Jadi, kita untuk FKTP di TNI ada banyak, 600 lebih, nantinya kita akan berupaya kita daftarkan dalam satu sehat. Itu pun sudah ada yang ada di 3T," ujarnya.
Pemenuhan pelayanan CKG untuk TNI, kata Nurrobi, dimulai secara simbolis saat kunjungan Kemenkes yang diwakili Dirjen Penanggulangan Penyakit untuk meninjau pelaksanaan program CKG di Mabes TNI, Jakarta.
Nurrobi menegaskan seluruh personel dan anggota keluarganya dapat menggunakan pelayanan program CKG di satuan unit bertugas.
"Nantinya ini akan dikenakan ke semua personel anggota TNI, bahkan keluarganya sekalipun," ujarnya.
Selain itu, Nurrobi menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan TNI terkait program CKG dapat diakses oleh masyarakat dengan membawa perlengkapan berkas berupa kartu tanda penduduk (KTP).
"Betul sekali. Jadi, nanti semua faskes TNI bisa diakses oleh masyarakat, tidak hanya TNI dan keluarganya. Berarti hanya membawa KTP," ujarnya.
Pewarta: Imam Budilaksono/ Muhammad RizkiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026