Jakarta (ANTARA) - Para penyintas banjir mengaku nyaman tinggal di 212 unit hunian sementara (huntara) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang dibangun oleh Danantara sebanyak 162 unit dan sisanya oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu, di mana mereka serah terima kunci pada Sabtu (14/2) lalu.

Ainun Mardiyah, yang menjadi salah satu penghuni di huntara, bersyukur telah memperoleh tempat yang jauh lebih nyaman dibanding di posko kebencanaan.

“Kami sudah senang banget, karena kami tidak punya apa-apa dan dikasih (hunian) ini,” ungkap Ainun kepada ANTARA, Senin.

Senada dengan Ainun, Irna Sari yang juga menghuni huntara mengaku bahwa tempat sementara ini lebih aman untuk keluarganya.

“Kalau bagi saya tempat ini sangat nyaman. Sudah mendingan dibanding di tempat pengungsian,” ujar Irna yang sempat berada di posko pengungsian selama kurang lebih tiga bulan.

Hunian yang baru diresmikan tersebut mempunyai fasilitas berupa dua tempat tidur, satu almari, dan satu kipas angin. Selain itu juga terdapat fasilitas umum berupa toilet, tempat bermain anak, dan dapur umum.

Meski demikian Irna berharap dapur umum yang menjadi salah satu fasilitas dapat segera dioperasikan. Pasalnya pasca-diresmikan, dapur tersebut hingga kini masih belum beroperasi.

“Sudah dua hari ini dapur umumnya belum aktif. Makanan baik nasi harus kami beli sendiri. Kami mohon kepada pemerintah aktifkan dapur umum,” ujar Irna.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya mengkonfirmasi bahwa terdapat total 773 Kepala Keluarga (KK) telah menghuni huntara sebagai bagian dari fase pertama pemindahan penyintas bencana Sumatra dari posko pengungsian.

Ke depannya Pemkab Pidie Jaya bersinergi dengan pemerintah pusat dan stakeholder akan melakukan percepatan pemindahan penyintas menuju huntara yang telah dipersiapkan.

Terdekat sebanyak 96 unit huntara di kabupaten Pidie Jaya siap dihuni jelang memasuki bulan Ramadhan.

Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini kini telah memasuki tahap pengerjaan 95 persen dan tengah dalam tahap final untuk diisi furnitur.



Pewarta: Fajar Satriyo
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026