Pangkalpinang (ANTARA) - Ratusan warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memadati tempat pemakaman umum (TPU) untuk berziarah ke makam orang tua, keluarga dan rekan kerabatnya di momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Iya kita kesini sekeluarga untuk mengunjungi makam keluarga juga. Makam almarhum ayah, nenek, kakek dan buyut," kata salah satu pengunjung yang melakukan ziarah di pemakaman kelurahan Keramat Kota Pangkalpinang, Sabtu.

Tak hanya pengunjung, tampak depan pemakaman juga dipastikan para penjual bunga dan air mawar yang menawarkan pengunjung makam untuk membeli bunga-bunga dan air mawar ke makam keluarga dan kerabatnya.

"Saya sudah tiga tahun jualan bunga dan air mawar di pemakaman ini. Setiap tahun semakin bertambah yang berjualan bunga, tapi alhamdulillah tidak mengurangi rezeki saya," kata Rahma, salah satu penjual bunga di pemakaman tersebut. 

 

Ratusan pengunjung memadati sejumlah makam di Kota Pangkalpinang untuk melakukan ziarah ke rumah orang tua, keluarga dan rekan kerabatnya di momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). (ANTARA/ Elza Elvia)

 

Ia mengatakan harga bunga dan air mawar yang dijual hanya Rp5 ribu per kantong plastik. Ada beragam bunga yang dicampur dalam satu kantong, bunga mawar, melati, kenanga, pandan dan bunga kertas.

"Dari pukul 06.00 WIB saya jualan sampai siang hari jika sudah sepi baru pulang. Di momen lebaran ini hampir 60 kantong plastik bunga yang terjual dan sekitar 30 botol air mawar," ujarnya.

Menurut Rahma setiap tahun pembeli bunga atau pengunjung makam semakin bertambah sehingga dirinya selalu menyempatkan diri untuk berjualan bunga meski di hari raya pertama Idul Fitri 1447 H.

"Hasilnya lumayan untuk nambah kebutuhan rumah dan belanja Anak-anak di rumah," tutup Rahma.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026