Jakarta (ANTARA) - Bepergian dengan banyak rencana destinasi dapat membuat stres yang akhirnya dapat memicu kecemasan dan tidak bisa menikmati liburan.
Ditulis laman Hindustan Times, Selasa (24/3), pakar perjalanan Yasmin Ikrami, pendiri dan CEO JourneyLabel, menjelaskan prinsip dasar perjalanan liburan yang santai dengan menentukan tujuan dan keseimbangan.
Keseimbangan sangat penting, dengan membuat jadwal perjalanan lebih fleksibel.
"Perjalanan yang tenang berasal dari memberi diri Anda izin untuk memperlambat tempo. Ketika perjalanan terasa tidak terburu-buru, perjalanan tersebut terasa lebih nyata, lebih menyenangkan, dan jauh lebih menyegarkan," kata Yasmin.
Yasmin memberikan beberapa tips untuk merencanakan perjalanan bebas stres, di antaranya hindari mengurus berbagai keperluan, membalas email, dan membuat komitmen mendadak sehari sebelum perjalanan, karena hal itu akan menguras energi.
"Sehari tanpa tugas sebelum perjalanan memungkinkan seseorang untuk bersantai, berkemas terlebih dahulu, dan menyelesaikan tanggung jawab kecil," katanya.
Ia menyarankan untuk menghindari menjadwalkan hari pertama dengan terlalu banyak aktivitas dan beri diri waktu untuk beradaptasi. Beristirahatlah setelah perjalanan panjang untuk mencegah kelelahan yang tidak perlu dan luangkan waktu untuk membongkar barang bawaan.
Nikmati jalan santai atau aktivitas ringan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.
Sisihkan juga waktu setiap hari untuk istirahat dari perangkat digital, meskipun hanya beberapa jam. Notifikasi yang terus-menerus dan kebiasaan membandingkan diri di media sosial dapat diam-diam mengganggu ketenangan liburan.
"Jauhkan ponsel Anda saat makan atau berjalan-jalan agar lebih hadir di momen tersebut," katanya.
Saran lainnya yaitu mengatur waktu berjalan-jalan dengan waktu istirahat. Perencanaan yang berlebihan dapat membuat liburan menjadi melelahkan.
Jika satu bagian hari terasa sibuk, bagian lain dibiarkan kosong. Ritme ini mencegah kelelahan dan membuat perjalanan terasa santai, bukan terburu-buru.
Terakhir carilah tempat yang tenang untuk membantu pemulihan emosional dan mental, membuat perjalanan terasa lebih tenang dan menyegarkan.
Carilah pagi yang tenang atau jalan-jalan santai untuk memulai hari dengan tenang
"Liburan tanpa stres jarang sekali tentang rencana perjalanan yang sempurna; liburan tersebut berasal dari pilihan yang bijaksana dan tempo yang santai,” katanya.
Pewarta: Fitra AshariUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026