Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat pengawasan dan perizinan sektor perikanan guna mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, tertib dan berkeadilan.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Vini Awilia di Sungailiat, Rabu mengatakan pengawasan dan perizinan sektor perikanan sebagai bentuk keseriusan dan memastikan setiap kegiatan usaha perikanan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Penguatan pengawasan sektor perikanan, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan berbagai pihak seperti pihak Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan, Balai Karantina Ikan, hewan dan Tumbuhan Provinsi Bangka Belitung serta pihak terkait yang lain," ujarnya.

Melalui koordinasi itu, kata dia, merupakan cara penyelarasan langkah mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, tertib dan berkeadilan. 

"Pengawasan dan perizinan sektor perikanan kami lakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025," ujarnya.

Menurut dia, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir. 

"Kami mengakui masih ada pembudidaya ikan yang kurang ramah lingkungan, tumpang tindih perizinan, dan pengawasan yang belum optimal, kondisi ini tentu menjadi perhatian serius untuk segera diselesaikan," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bangka Dalyan Amrie mengatakan pengolahan dan pengawasan perizinan usaha di sektor ini harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel. 

"Koordinasi seperti ini sejalan dengan salah satu misi utama Pemkab Bangka untuk penguatan ekonomi kerakyatan serta membangun ekonomi berbasis kerakyatan yang kompetitif terutama di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata,” ujarnya. 

Dia mengatakan sektor perikanan merupakan pilar strategis dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berdaya saing serta berkeadilan.


 



Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026