Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengunci tiket semifinal Indonesia Open 2026.

Dalam babak perempat final yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat, Jojo menghajar wakil Jepang Yushi Tanaka dua gim langsung lewat kemenangan 21-19 dan 24-22.

Memulai gim pertama, Jojo langsung mencoba untuk tampil menekan sejak awal. Meski demikian Jojo masih belum bisa mengimbangi permainan cepat Tanaka, 10-11.

Seusai interval perlahan namun pasti, Jojo tampil bisa menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Di akhir gim, Jojo tampil langsung solid dengan mengunci kemenangan 21-19.

Baca juga: Singkirkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke semifinal Indonesia Open 2026

Di gim kedua, Jojo membuka permainan dengan kurang fokus setelah sejumlah serangan Tanaka gagal diantisipasi.

Beruntung memasuki interval, Jojo mampu berbalik unggul tipis 11-10.

Selepas interval kedua tunggal ini saling berbalas serangan dan menunjukkan permainan terbuka.

Jojo mampu membuktikan kualitasnya dengan mengunci kemenangan di momen krusial 24-22.

Baca juga: Indonesia pastikan satu tiket final ganda putra di Indonesia Open 2026

"Tadi ada sedikit perubahan dari segi lapangan karena kondisi angin mungkin sedikit berubah dikarenakan mungkin ada panggung," kata Jojo seusai pertandingan.

"Jadi tadi memang sempat untuk penyesuaian lagi di set satu, set dua, karena sedikit berbeda dari satu dua hari yang sebelumnya. Jadi ya memang penyesuaian lagi dan ya memang nggak mudah tadi juga Yushi juga bermain cukup baik," imbuh pebulu tangkis unggulan kelima ini.

Kemenangan ini sekaligus membawa Jojo kian dominan ketika bersua Tanaka. Dari empat pertemuan, Jojo telah memetik total tiga kemenangan dan hanya menelan sekali kekalahan.

Di babak semifinal turnamen BWF Super 1000 ini, Jojo nantinya akan bersua tunggal Thailand Teeraratsakul Panitchaphon.

Baca juga: Raymond/Joaquin tunjukkan mentalitas ke semifinal Indonesia Open 2026

Baca juga: Putri KW terhenti di perempat final Indonesia Open 2026



Pewarta: Fajar Satriyo
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026