Koba, Babel (ANTARA) - Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menerima alokasi 40 ekor sapi dari pemerintah provinsi untuk mengembangkan populasi dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Pada 2026 ini, Bangka Tengah mendapatkan alokasi untuk empat kelompok tani atau gabungan kelompok tani,” kata Sekretaris Daerah Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam saat membuka kegiatan bimbingan teknis pola pemberian pakan hewan ternak di Koba, Rabu.

Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada Poktan Argo Sedhio dan Maju Jaya C2 di Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Gapoktan Memurung Permai Desa Kerakas, Kecamatan Sungaiselan, serta Poktan Berkah Bersama Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalanbaru.

Ahmad Syarifullah menegaskan bantuan sapi tersebut bukan sekadar pemberian aset, tetapi bentuk kepercayaan pemerintah kepada kelompok tani agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

“Melalui bimtek ini, para peternak dibekali pengetahuan teknis mendasar, seperti formulasi dan pengolahan pakan berkualitas, pencegahan penyakit hewan, SOP penerimaan dan manajemen pemeliharaan sapi,” ujarnya.

Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar kelompok penerima mampu memelihara sapi dengan baik sekaligus menjalankan pola perguliran atau penerusan manfaat sehingga bantuan dapat berkembang dan dirasakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ahmad Syarifullah meminta kelompok penerima segera menyiapkan kandang yang layak dan bersih karena tim penilai akan melakukan verifikasi sebelum sapi disalurkan.

Ia juga meminta penyuluh pertanian lapangan dan perangkat desa mengawal proses pemeliharaan sejak penerimaan hingga perguliran agar bantuan tersebut memberikan manfaat jangka panjang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kurniawan mengatakan setiap kelompok menerima 10 ekor sapi dengan komposisi satu jantan dan sembilan betina.

“Di Bangka Tengah ada empat kelompok tani atau gapoktan yang mendapatkan bantuan. Jadi nanti ada 40 ekor yang akan didistribusikan ke sini. Paling lambat Desember sudah kita serahkan,” katanya.

Ia mengatakan secara keseluruhan bantuan ternak sapi melalui APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026 diberikan kepada 14 kelompok tani yang tersebar di kabupaten/kota se-Babel.

"Program tersebut menggunakan pola sapi perguliran. Sapi betina yang diberikan masih berstatus dara dan siap dikembangbiakkan untuk menambah populasi ternak di Babel," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026