Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2018 di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang mewaspadai keberadaan calo tiket kapal yang akan merugikan calon penumpang angkutan laut di daerah itu.
"Kita sudah menempatkan petugas di pintu masuk, tempat parkir, dan ruang tunggu untuk mengawasi calo dan tindak kejahatan lain di pelabuhan ini ," kata Kepala Pospam Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2018 Pelabuhan Pangkalbalam, Ipda Eddy, di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan saat ini calon penumpang kapal laut di Pelabuhan Pangkalbalam tujuan Pelabuhan Tanjungpandan Belitung dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta sudah mulai mengalami peningkatan dan kondisi ini akan dimanfaatkan calo-calo tiket untuk mengambil keuntungan yang merugikan calon penumpang kapal.
"Kegiatan patroli ditingkatkan untuk mengawasi dan menindak calo tiket dan tindak kejahatan lainnya seperti copet, pemerasan dan lainnya yang akan mengganggu keamanan di pelabuhan ini," ujarnya.
Untuk itu, diimbau calon penumpang untuk membeli tiket di agen-agen tiket kapal resmi, tidak memakai perhiasan dan barang bawaan berlebihan yang akan mengundang orang untuk berbuat kejahatan.
"Kami berharap calon penumpang kapal melapor ke posko, apabila melihat atau mengalami percaloan dan tindak kejahatan lainnya, guna memudahkan petugas menindak pelaku kejahatan tersebut," katanya.
Kepala KSOP Pangkalbalam, Izuar memastikan tidak calo di kawasan pelabuhan selama arus mudik lebaran tahun ini.
"Kami telah mensiagakan petugas selama 24 jam, guna mengantisipasi kejahatan, pemerasan, calo, dan kriminalitas lainnya yang merugikan calon penumpang yang bermalam di terminal pelabuhan," ujarnya.
