Pangkalpinang, (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bangka Belitung mengganggarkan Rp2,3 miliar untuk pengadaan mesin tempel dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan pesisir di daerah itu.
"Dalam waktu dekat ini, pengadaan mesin tempel ukuran 15 PK dengan jelajah kapal lebih jauh ini akan dilelang dan disalurkan kepada nelayan pesisir," kata Sekretaris DKP Babel, Kristializar di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia menjelaskan, anggaran pengadaan bantuan mesin tempel ini berasal dari APBD 2014 dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional pesisir.
"Saat ini, kami sedang mendata calon penerima bantuan ini dan mudah-mudahan awal pertengahan bulan nanti bantuan ini sudah disalukan kepada nelayan-nelayan yang tidak mampu," ujarnya.
Menurut dia, selama ini, hasil tangkapan ikan nelayan yang menggunakan perahu tanpa motor dan perahu motor tempel masih kurang karena daya jelajah kapal tersebut terbatas atau hanya sekitar satu hingga dua mil dari tepi pantai.
Selain itu, kapal-kapal nelayan berukuran kecil ini, rawan kecelakaan di laut, apabila cuaca di perairan memburuk yang ditandai gelombang tinggi, angin kencang, hujan dan lainnya.
"Dengan adanya bantuan mesin tempel yang memiliki daya jelajah hingga 4 hingga 5 mil ini, tentu meningkatkan kesejahteraan nelayan tersebut dan nelayan lebih jauh untuk mencari ikan di tengah laut," ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan data 2013, jumlah nelayan tradisional di Bangka Belitung sebanyak 40.454 nelayan, 17.332 unit kapal yang didominasi kapal berukuran 1 hingga 3 GT sebanyak 10.900 unit.
"Dengan adanya bantuan kapal ini sehingga alat tangkap ikan nelayan semakin banyak dan pengelolaan sumber daya perikanan akan semakin optimal sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir akan semakin meningkat," ujarnya.
