Jakarta (ANTARA) - Satu-satunya tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardhani (KW), kandas pada babak kedua Indonesia Masters 2026 setelah kalah 17-21, 21-19, 17-21 melawan pemain Taiwan Huang Yu-Hsun dalam laga di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis.
Dengan demikian Indonesia tidak mempunyai satu pun wakil tunggal putri pada turnamen Super 500 ini dan gagal memutus catatan negatif pada edisi 2025 ketika hanya sampai perempat final lewat Putri KW dan Gregoria Mariska Tunjung.
“Aku belum bisa menghasilkan yang terbaik karena lawan juga pasti mempersiapkan strategi dan pola bermain yang sangat luar biasa,” kata Putri KW setelah pertandingan, Kamis.
Putri menyebut kekalahannya terjadi karena pola serangan yang telah dipersiapkan tidak berjalan lancar karena Huang tampil begitu solid.
“Tadi dari gim pertama sampai gim ketiga aku juga kesulitan untuk memberikan apa yang udah dirancang strateginya,” kata Putri.
Putri kini fokus pemulihan fisik terlebih dahulu karena tiga turnamen yang telah diikutinya awal tahun ini cukup menguras staminanya.
“Ya bisa istirahat, terus lebih penting juga bisa latihan, jadi aku bisa memperbaiki kesalahan di tiga turnamen ini dan kekurangannya bisa ke diperbaiki juga di dalam latihan,” ujar Putri.
