"Saya lihat banyak warga kita yang dulunya bertani kemudian banting stir menjadi penambang timah dan ada juga sebagian lebih memilih sebagai buruh bangunan. Padahal bila ditekuni dengan giat dan bersungguh-sungguh, penghasilan dari bertani jauh lebihSungailiat (Antara) - Wakil Bupati Bangka, Provinsi Bangka Belitung, mengajak masyarakat di daerahnya kembali bertani karena sektor tersebut jika dikelola dengan baik mampu menjadi ladang yang menjanjikan dan menyejahterakan para pelakunya.
"Saya lihat banyak warga kita yang dulunya bertani kemudian banting stir menjadi penambang timah dan ada juga sebagian lebih memilih sebagai buruh bangunan. Padahal bila ditekuni dengan giat dan bersungguh-sungguh, penghasilan dari bertani jauh lebih besar," kata Wabup Rustamsyah di Sungailiat, Minggu.
Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan pangan dari produk pertanian terus meningkat. Sementara ketersediaan dan pasokan makin menurun, disebabkan penyusutan luas lahan produktif akibat penambang timah ilegal yang merusak alam.
"Maka dari itu kami mengajak masyarakat untuk kembali menekuni sektor pertanian. Saya melihat lahan pertanian di Kabupaten Bangka masih banyak dan potensial untuk digarap seperti menanam sayuran, lada, karet dan lain sebagainya yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi," jelasnya.
Rustamsyah mengatakan, sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan di Kabupaten Bangka. Berbagai peranti untuk mendukung kemajuan sektor ini juga mendapat perhatian serius. Apalagi sektor pertanian mampu menyerap lapangan kerja yang cukup besar.
"Sektor pertanian ini juga menjadi prioritas kita pascatambang timah, demi mewujudkan visi misi Kabupaten Bangka, yakni Bangka Bermartabat," katanya.
Ia menambahkan, para petani juga diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pertanian agar mendapatkan hasil yang optimal.
"Petani harus berpikir lebih maju serta membuat inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan hasil pertaniannya sehingga dapat memperoleh hasil yang benar-benar maksimal," kata Rustamsyah.
Pemkab selalu mendorong dan mendukung penuh masyarakat yang mau serius bertani. Makanya, melalui kelompok tani diharapkan agar dapat mengajak warga yang telah banting stir itu kembali bertani.
"Kalau profesi barunya jauh lebih menggiurkan, mungkin tidak masalah. Tapi kalau lebih rendah, lebih baik bertani kembali." ujar wabup.
Pewarta: Oleh KasmonoEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026