#WNI DI MYANMAR

Kami memiliki 51 berita tentang wni di myanmar

Kemlu: WNI selebgram di penjara Myanmar sudah divonis tujuh tahun

Seorang warga negara Indonesia (WNI), yang ditangkap di Myanmar atas tuduhan mendukung gerakan oposisi bersenjata di negara itu, ...

Pemerintah pastikan tidak Ada WNI jadi korban gempa Myanmar

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bencana gempa bumi yang ...

Cambodia, Thailand, Myanmar off-limits for Indonesian workers: govt

Indonesian migrant workers are prohibited from working in Cambodia, Thailand, and Myanmar, considering the many cases of human ...

Jumlah korban tewas gempa Myanmar melonjak, junta minta bantuan internasional

Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Myanmar, Jumat, meningkat menjadi 144 orang, dengan ratusan lainnya mengalami ...

Kemlu RI: Belum ada kabar WNI terdampak gempa Myanmar-Thailand

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan masih belum menerima informasi bahwa ada warga negara Indonesia (WNI) yang ...

554 WNI dievakuasi dalam operasi pembebasan di Myanmar

Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban eksploitasi penipuan daring berhasil dievakuasi oleh pemerintah ...

Kemlu pulangkan 400 WNI korban eksploitasi penipuan daring di Myanmar

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan 400 WNI yang menjadi korban eksploitasi penipuan daring di Myanmar telah berhasil ...

Kemlu segera pulangkan 554 WNI bermasalah online scam dari Myanmar

Tim terpadu Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu), KBRI Bangkok dan KBRI Yangon mengupayakan pemulangan 554 WNI bermasalah penipuan ...

68 korban TPPO asal Babel akan segera dipulangkan ke tanah air

DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) bergerak cepat memastikan proses pemulangan masyarakat Babel yang menjadi korban Tindak ...

Babel kemarin, volume sampah naik pada Ramadhan hingga kebijakan opsen pajak

Rangkuman peristiwa di Bangka Belitung pada Jumat (7/3) yang menarik dibaca kembali, dari DLH Bangka Selatan sebut volume sampah ...