Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dan Kapolda Babel, Brigjen Pol Istiono, sepakat mencegah dan menegakkan hukum terhadap Ilegal Mining didaerah itu.

Hal ini diwujudkan dengan menandatangani Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dengan Polda Babel tentang Pencegahan dan Penegakan Hukum Ilegal Mining di Wilayah Babel.

"Adanya penandatangan kesepakatan ini, kita akan saling bersinergi dalam melakukan langkah strategis guna mencegah dan menegakkan hukum di wilayah Babel," kata Erzaldi Rosman di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan, Polda Babel yang telah melakukan langkah dalam mengoptimalkan pencegahan dan penegakan hukum khususnya ilegal mining di wilayah Babel.

"Aktivitas pertambangan sangat mempengaruhi perekonomian  di Babel, dimana masyarakat banyak yang bekerja di pertambangan dan menggunakan bahan bakar solar maupun premium," ujarnya.

Terkait dengan penjualan solar di SPBU, Pemerintah akan melakukan kerja sama dengan Pertamina dalam pengaturan penjualan solar kepada masyarakat, khususnya truk - truk yang selama ini mengantri di lokasi SPBU menggunakan kartu kendali.

"Solar - solar yang dibeli tersebut belum tentu digunakan, namun banyak yang menjualnya kepada para penambang timah," ujarnya 

Sementara itu, Kapolda Babel, Istiono mengatakan, kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dalam pencegahan dan penegakan hukum terhadap ilegal Mining di Babel.

"Adanya kerja sama yang sinergis ini, akan memberikan manfaat yang baik dan kontribusi bagi pembangunan di Babel," ujarnya.

Pewarta: Elza Elvia

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019