Muntok, (ANTARA Babel) - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, menggelar kontes durian yang diikuti 114 varietas lokal dari enam kecamatan, Kamis.

"Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memotivasi petani meningkatkan produksi durian lokal yang memiliki nilai ekonomis tinggi sekaligus meningkatkan nilai jual buah itu sendiri," ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Barat Ahmad Yahya di Muntok, Kamis.

Ia menjelaskan sebanyak 114 durian lokal itu merupakan buah asli hasil pengembangan para petani Bangka Barat yang saat ini sudah mulai panen raya dari Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, Kelapa, Jebus, Tempilang dan Parittiga.

Menurut dia, sebanyak 114 buah durian varietas lokal itu semuanya merupakan buah jatuh hasil kebun petani lokal, dan para peserta tidak diperkenankan menampilkan buah dari luar daerah.

"Sebanyak 114 buah peserta kontes itu berasal dari 67 orang petani, namun sebenarnya masih banyak petani lokal yang tidak ikut, mungkin mereka tidak tahu kalau ada kontes atau karena durian unggulannya belum berbuah jatuh," kata dia.

Dalam kontes itu akan dijaring sebanyak lima pemenang dan berhak atas sertifikat, piala dan uang pembinaan, pemenang akan ditentukan para juri kontes yang diundang khusus dari Balai Penelitian Buah Solok, Sumatera Barat, BPTP Babel dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Babel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Barat Suhadi mengungkapkan dilaksanakannya kontes durian lokal tersebut diharapkan mampu menggali potensi buah-buahan lokal untuk dijadikan unggulan karena secara tradisi daerah itu memiliki potensi luar biasa untuk pengembangan buah, khususnya durian.

"Bangka Barat sudah sejak lama tercatat sebagai kluster pengembangan hortikultura buah durian dari Kementerian Pertanian, bahkan ada satu varietas unggul nasional, Namlung Petaling DR-06 yang pohon induknya dari Kecamatan Jebus," kata dia.

Melalui kontes tersebut, ia mengharapkan, akan tergali potensi durian lokal yang nantinya bisa diandalkan untuk diusulkan menjadi durian varietas unggul nasional.

Selain itu, katanya, kontes tersebut juga untuk mendorong dan memacu semangat petani untuk lebih giat lagi membudidayakan raja buah dengan pola penanaman dan perawatan modern.

"Selama ini sebagian besar petani masih mengambangkan durian dengan pola penanaman tradisional, melalui kontes ini kami ajak petani untuk lebih profesional lagi dalam pengembangannya agar hasilnya juga maksimal," kata dia.

Melalui kontes itu, kata dia, diharapkan buah durian lokal semakin terpublikasi dan banyak orang yang tahu bahwa kami memiliki potensi luar biasa baik secara kualitas dan kuantitas sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi petani itu sendiri.

"Durian Bangka Barat suda sejak lama terkenal, dalam sejarahnya pengembangan durian Bangka Barat sudah sejak 1997 sampai 2000 dimana kami bekerja sama dengan BPTP Babel telah mengawali dengan pengidentifikaian durian yang cukup baik kualitasnya, dan salah satunya menemukan Namlung Petaling, Putri Dewa, Siliur, Strong dan Siam," katanya.

Dengan digelarnya kontes tersebut, ia mengharapkan muncul durian unggul lokal untuk diusulkan bersama pemenang kontes durian 2012 yaitu sibara api, sidatuk dan sikambang untuk diusulkan menjadi durian varietas unggul nasional sekaligus mencari durian unggul yang bisa dikembangkan pebibitannya.

Pewarta:

Editor : Donatus Dasapurna Putranta


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2013