Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Desa Kota Kapur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mengekspor empat kontainer lidi nipah ke Nepal, karena permintaan pasar di negara itu yang mengalami peningkatan.

"Kita sebelumnya telah mengekspor 12 ton lidi nipah ke Nepal dan dalam waktu dekat ini akan kembali mengekspor lidi nipah ke negara itu," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan pengiriman empat kontainer lidi nipah UMKM Desa Kota Kapur Kabupaten Bangka tersebut merupakan kesepakatan antara eksportir dengan perajin yang meminta perajin harus menyediakan empat kontainer lidi nipah per bulannya.

“Kita bisa memenuhi kuota tersebut melalui pemberdayaan masyarakat desa," ujarnya.

Menurut dia kedepannya dalam mempermudah pengangkutan produk lidi nipah tersebut, maka desa-desa penghasil lidi nipah dibuat dengan sistem klaster berdasarkan alur sungai. 

"Ini perlu diperhatikan mengingat biaya transportasi menjadi lebih murah dan ini pasti menguntungkan bagi pengrajin kita,” katanya.

Ia berharap Dinas Koperasi dan UKM Babel serta dinas terkait supaya mulai sekarang melakukan penelusuran mengenai pembiayaan, perizinan, dan proses pengiriman sehingga biaya operasional dapat ditekan. 

“Biaya transportasi merupakan salah satu item yang perlu dipangkas untuk menekan biaya operasional. Selain memangkas jalur transportasi, bisa juga kita lakukan pengiriman sekaligus dengan komoditi ekspor lainnya seperti cangkang sawit, lada, udang, karet, dan produk UMKM,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat. Pelatihan tersebut bukan saja dalam hal membuat produk tetapi sampai kepada pemasarannya.

Dengan tren permintaan lidi nipah ini, Gubernur Erzaldi menginisiasi agar memproduksi lidi kelapa sawit serta meminta agar pemerintah dapat bekerja sama dengan pihak swasta baik dalam hal pembiayaan serta suplai bahan baku lidi sawit.

“Kita juga akan mengekspor lidi sawit, kita akan bekerja sama dengan perkebunan swasta untuk menyediakan bahan bakunya. Inilah yang kita sebut sinergitas untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya. 

Baca juga: Menkop UKM dorong perajin lidi nipah ciptakan kerajinan bernilai tinggi

Baca juga: Menkop UKM: Perajin lidi nipah ciptakan kerajinan bernilai tinggi
 

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2020