Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalani tes usap setelah Sekretaris Daerah setempat dinyatakan positif COVID-19.

"Tes usap ini kami lakukan sebagai antisipasi karena para kepala OPD sering bertemu dengan Sekda Muhammad Saleh setelah dilantik beberapa hari lalu," kata Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat Sidharta Gautama di Mentok, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa Sekda M. Saleh bersama istri dan dua anaknya telah dinyatakan positif terpapar virus corona jenis baru COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan daerah.

Setelah Sekda dilantik pada 15 Desember 2020, banyak agenda dan koordinasi yang dilakukan dengan melibatkan para kepala OPD di lingkungan Pemkab setempat.

Selain puluhan kepala OPD, tes yang dilaksanakan di Wisma Karantina Pemkab Bangka Barat juga diikuti seluruh pejabat camat dan sejumlah pegawai yang ditelusuri memiliki kontak erat dengan Sekda.

"Hasil tes ini baru kita ketahui dua atau tiga hari ke depan karena jumlah sampel cukup banyak," katanya.

Ia menambahkan sehari sebelumnya tim Satgas COVID-19 juga sudah melaksanakan tes usap massal di Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat setelah satu orang pejabat di lingkungan kejaksaan dinyatakan positif COVID-19.

Jika dalam tes tersebut ditemukan ada yang positif, maka akan dilakukan tindakan sesuai tata cara penanganan yaitu proses karantina dan penelusuran epidemologi.

"Kalau positif dengan gejala maka akan dirawat di rumah sakit, namun jika tanpa gejala akan diisolasi di Wisma Karantina," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2020