Personel Polres Bangka Barat, Daerah Kepulauan Bangka Belitung melakukan patroli dialogis bersama para pemuka agama dan pengelola rumah ibadah untuk menjaga situasi tatap aman, tertib, dan damai.

"Untuk rumah ibadah di wilayah hukum Polsek Mentok sudah kami datangi dan mengajak para pemuka agama dan pengurus rumah ibadah untuk bisa bersama-sama mengantisipasi berbagai kemungkinan terjadinya gangguan keamanan guna menjaga situasi tetap aman dan damai," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah di Mentok, Senin.

Patroli malam hari tersebut dipimpin langsung Kapolsek Mentok AKP Albert Tampubolon bersama para personel gabungan dengan menggelar dialog bersama di tempat-tempat ibadah dan gereja.

Adapun tempat-tempat ibadah yang telah dilaksanakan, antara lain Gereja GPIB Mentok, Gereja Katolik Santa Maria, Gereja HKBP, Gereja GPDI, GPKris dan GBI Mentok.

Ia mengatakan, patroli dilakukan untuk memastikan situasi di rumah ibadah terjaga keamanan dan ketertibannya, serta mengajak warga yang berada di sekitar rumah ibadah membantu mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Apabila ada yang mencurigakan, warga diminta segera menghubungi pihak berwajib dan bagi para pengurus gereja jika ada kegiatan-kegiatan keagamaan diminta berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Patroli akan terus kami lanjutkan guna memberikan rasa aman seluruh warga di daerah ini," katanya.

Penggencaran patroli di rumah ibadah dilakukan personel Polres Bangka Barat bersama Polsek Jajaran guna memberikan rasa aman, tertib dan nyaman kepada masyarakat pascaaksi teror bom yang terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3).

Sebelumnya, aksi bom bunuh diri dilakukan dua orang terduga teroris diduga pasangan suami istri (pasutri) di Gereja Katerdal jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan sekitar pukul 10.30 WITA, Minggu (28/3)

Kejadian tersebut disela pelaksanaan Ibadah Paska Misa Palman. Kapolri menyebut, dua pelaku meninggal dunia, salah seorang pelaku diketahui berinisial L, sedangkan satu lainnya masih diidentifikasi. Jumlah korban pascaledakan tersebut sebanyak 19 orang.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Irwan Arfa


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021