Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan budi daya sapi mencapai 14.000 ekor untuk memenuhi kebutuhan daging lokal.

"Kita menargetkan selama beberapa tahun ke depan, budi daya sapi baik yang ada di balai peternakan maupun di pengembangan masyarakat mencapai 14.000 ekor sapi dan sampai dengan sekarang baru mencapai 7.000 ekor," kata Bupati Bangka, Tarmizi Saat di Sungailait, Rabu.    
    
Dengan tercapainya budi daya sapi sebanyak itu kata bupati, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan daging untuk masyarakat setempat.

"Kebutuhan daging masyarakat di Kabupaten Bangka khususnya masih mendapat pasokan dari luar pulau Bangka seperti, Madura, Lampung dan Palembang," kata bupati.

Bupati menekankan kepada dinas terkait agar serius menangani budi daya sapi baik di pusat budidaya maupun yang berada di pengembangan masyarakat melalui kelompok.

"Saya minta kepada seluruh petugas penyuluh agar memaksimalkan pembinaan kepada kelompok masyarakat peternak sapi agar pengembangan budi daya berhasil seperti yang diinginkan," ujarnya.

Kecukupan masyarakat daerah terhadap kebutuhan daging menurut bupati, merupakan salah satu bagian dari program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dan direalisasikan pemerintah daerah di Indonesia.

"Hal terpenting dalam melaksanakan program ini adalah komitmen bersama atas dinas terkait dan pemangku kepentingan untuk bekerja maksimal dan terarah," ujarnya.

Keberhasilan mewujudkan swasembada pangan kata bupati, tidak hanya berdampak positif terhadap masyarakat daerah itu yang sudah mampu memenuhi kebutuhan pangannya melainkan juga berdampak luas bagi masyarakat lainnya di Indonesia.

Pewarta: Kasmono

Editor : Mulki


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2015