Pertamina memulai proyek pengembangan gas pipa gas Senipah-Balikpapan sepanjang 78 km. Pipa gas diameter 20 inci tersebut akan digunakan untuk memasok gas ke Kilang Balikpapan dari pusat pengumpulan dan pengolahan gas di Senipah, Samboja, Kutai Kartanegara.

Kapasitasnya 125 juta kaki kubik gas per hari, kata Direktur Teknologi dan Infrastruktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Achmad Muchtasyar, Kamis.

Infrastruktur pipa gas ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proyek pengembangan Kilang Pertamina Balikpapan, Pipa gas ini menjadi jaminan Kilang beroperasi optimal.

Pada kesempatan terpisah Direktur Utama PT Pertamina Gas (Pertagas) Gamal Imam Santoso menyampaikan komitmennya untuk dapat menyelesaikan Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan dengan baik.

Komitmen kami adalah Kilang Pertamina  Balikpapan mendapatkan infrastruktur pipa gas yang handal, efisien dan dapat beroperasi tepat waktu, kata Imam.  

Pipa sepanjang 78 km ini nantinya  melintasi Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan. Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan juga mengutamakan pemanfaatan sumber daya dalam negeri secara optimal dengan tingkat TKDN sebesar 55 persen.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan Feri Yani menyampaikan bahwa sinergi antaranak usaha Pertamina ini akan mendukung percepatan program pengembangan Kilang Pertamina Balikpapan.

Kilang Pertamina Balikpapan merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengolahan dan produksi kilang.

Dengan sinergi ini kami yakin nanti Kilang Pertamina Balikpapan dapat meningkatkan produksi BBM dengan kuantitas dan kualitas optimal untuk kebutuhan di wilayah Indonesia Timur, demikian Feri.

Sehari sebelumnya, para perusahaan subholding gas dan subholding Refining and Petrochemical Pertamina memulai pekerjaan proyek tersebut, ditandai dengan pengelasan pertama sambungan pipa di pergudangan Jalan Pulau Balang Km 13 Kota Balikpapan, Rabu 6/7.
 

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022