Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menguatkan peran Kampung Keluarga Berkualitas atau Kampung KB guna membentuk keluarga sejahtera sehingga menciptakan generasi maju, cerdas, berkarakter dan bermartabat.

"Ketahanan keluarga perlu terus ditingkatkan karena keluarga merupakan landasan dasar untuk membentuk stabilitas bangsa," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Muhammad Soleh di Mentok, Rabu.

Untuk mewujudkan seluruh keluarga di Bangka Barat semakin tangguh dan berkualitas, Pemkab setempat tidak bisa bekerja sendiri, namun membutuhkan peran serta seluruh pihak sesuai dengan tugas dan fungsi untuk menjadikan keluarga yang berkualitas.

Ia mengatakan di tingkat nasional upaya membangun Kampung KB pun telah mulai berjalan dengan melibatkan langsung Bappenas, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian dan lainnya.

"Di tingkat daerah juga akan kita gerakkan bersama-sama untuk memajukan program ini agar seluruh kampung menjadi semakin berkualitas," katanya.

Ia menjelaskan, untuk implementasinya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang akan bertugas membuka jalan di wilayah-wilayah desa atau kampung berkualitas, selanjutnya Dinas Pertanian menggerakkan masyarakat dalam bidang pertanian sesuai dengan potensi yang dimiliki, Dinas Sosial menguatkan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa dan lainnya.

"Untuk Bappeda berperan melakukan perencanaan kegiatan yang akan menjadi acuan seluruh organisasi perangkat daerah. Itu yang saya harapkan pada seluruh OPD memiliki perencanaan matang yang bisa membantu warga mewujudkan keluarga berkualitas," katanya.

Dalam rangka mengelola kampung keluarga berkualitas, sinergi dalam menyusun perencanaan dan aksi nyata perlu terus ditingkatkan.

Upaya Pemkab dalam memajukan desa juga dinilai cukup signifikan, dengan menganggarkan dana alokasi khusus sebesar 10 persen sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Yang perlu dan penting saat ini data, desa-desa mana yang menjadi fokus untuk kita petakan, keluarga mana yang menjadi target untuk ditingkatkan kualitasnya. Semua harus jelas dan transparan untuk memudahkan gerak ke depan," kata Soleh.

Selain mematangkan persiapan program dan kegiatan Kampung KB, Pemkab Bangka Barat juga telah melakukan kesepakatan dan komitmen bersama BKKBN Provinsi Babel.

Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fajar Supriadi Sentosa mengatakan program Kampung KB masih termasuk program baru sehingga perlu adanya persiapan matang agar pengelolaan optimal, baik yang dilakukan dari Kementerian, lembaga dan kelompok lain yang terlibat agar bisa membangun bersama-sama.

"Pada tahun 2016 Bangka Barat telah dicanangkan Kampung KB di Desa Peradong dan sampai saat ini sudah berjalan cukup baik, meskipun ada beberapa permasalahan yang belum bisa teratasi sepenuhnya, misalnya kasus kekerdilan," kata Fajar.

Seiring perkembangan, di Babel Kampung Keluarga Berkualitas sudah terbangun cukup banyak, bahkan pada akhir 2022 ditargetkan bisa mencapai 192 kampung.

"Tetap optimistis meskipun anggaran minim, yang terpenting kita mengisi banyak kegiatan untuk mewujudkan kampung berkualitas secara bersama-sama," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022