Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya meningkatkan keterampilan pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis) dalam melakukan tata kelola bisnis dan pemasaran wisata agar industri pariwisata semakin berkembang.

"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk dilanjutkan dengan pembinaan dan pendampingan oleh petugas, sehingga pengembangan industri pariwisata di Bangka Barat semakin maju dan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Muhammad Soleh di Mentok, Kamis.

Upaya peningkatan keterampilan tata kelola bisnis wisata tidak hanya diberikan kepada para pengurus pokdarwis, namun juga kepada pemilik objek wisata yang bersentuhan langsung dengan wisatawan dan kepada perangkat desa serta pemangku kepentingan lain agar bisa mengambil kebijakan terkait upaya pengembangan pariwisata.

"Bisnis pariwisata tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri, perlu adanya kerja sama yang terpadu lintas sektor sehingga para wisatawan merasa nyaman dan terkesan saat berkunjung. Ini tentu akan menjadi media promosi yang bagus untuk menarik orang lain datang ke Bangka Barat," ujarnya.

Guna mendukung upaya tersebut, Pemkab Bangka Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah menggelar pelatihan selama tiga hari mulai Selasa (20/6). Peserta diberikan materi mencakup tata kelola destinasi wisata, strategi pemasaran, manajemen bisnis, inovasi produk wisata, serta peningkatan kualitas layanan kepada wisatawan.

Pembinaan kepada pelaku industri wisata ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun industri wisata yang dimulai dari meningkatkan kerja sama antarpelaku dan pemerintah desa yang diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dengan adanya kerja sama yang kuat serta baik dari berbagai sektor diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata, menciptakan produk dan layanan yang unggul, serta memberikan pengalaman tak terlupakan kepada wisatawan.

"Kami percaya dengan adanya kerja sama yang kuat dan baik dari berbagai pihak, karena dapat berdampak nyata terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, pada 2022 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 319.611 orang atau hampir dua kali lipat dari jumlah target kunjungan wisatawan sesuai RPJMD yang ditetapkan sebanyak 167.648 orang, pada 2023 ditargetkan 267. 648 wisatawan dan pada 2024 target 367.648 orang.

"Melalui berbagai pola yang telah dilakukan kami optimistis ke depan jumlah kunjungan akan terus meningkat dan sektor pariwisata di akan semakin maju sehingga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023