Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendorong pengembangan produk kreatif lidi nipah sebagai kerajinan khas daerah bernilai jual.

"Kita terus mendorong pengembangan produk kreatif yang dihasilkan para pelaku UMKM, termasuk kerajinan anyaman lidi nipah untuk meningkatkan perekonomian," kata Ketua Dekranasda Bangka Tengah Eva Algafry di Koba, Jumat.

Dekrenasda Bangka Tengah menggelar pelatihan kriya tenun lidi nipah yang diikuti 50 pelaku UMKM yang dimulai 27 Oktober hingga 14 Desember 2023.

"Kita sudah menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjalankan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2023 Tahap XV," ujarnya.

Eva berharap pelatihan tersebut menjadi cikal bakal usaha baru yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan bisa menghasilkan karya mempunyai nilai jual.

"Saat ini usaha ekonomi kreatif para pelaku UMKM mampu menjadi ekonomi yang kuat jika benar-benar ditekuni dan dikelola profesional," ujarnya.

Sekretaris Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Subekti Saputra mengatakan PKW mampu menjadi wadah untuk melahirkan para pelaku usaha dan perajin baru andal.

"Lewat program PKW ini dapat melahirkan para pelaku ekonomi kreatif andal meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya terus mendukung program pemerintah memberdayakan ekonomi kreatif melalui peningkatan kompetensi di bidang usahanya masing-masing.

"UMKM merupakan sektor yang mampu memperkuat ekonomi kerakyatan karena menyerap banyak tenaga kerja," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023