Bawaslu Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan siaga penuh dalam mengawasi masa tenang Pemilu 2024 di daerah itu mulai 11-13 Februari mendatang.

"Sesuai dengan tahapan Pemilu 2024 bahwa masa tenang sudah masuk pada, Minggu (11/2) pukul 00.01 WIB," kata Ketua Bawaslu Belitung, Rezeki Aris Munazar di Tanjung Pandan, Minggu.

Menurut dia, Bawaslu Belitung telah menggelar apel siaga pengawasan masa tenang Pemilu 2024 secara serentak di lima kecamatan daerah itu.

"Apel siaga pengawasan diikuti oleh jajaran anggota Panwascam dan Pengawas Kelurahan/Desa pada, Minggu pukul 00.01 WIB," ujarnya.

Ia mengatakan, selama berlangsungnya masa tenang Pemilu 2024 pihaknya akan melaksanakan kegiatan patroli pengawasan secara rutin.

"Dimulai pada hari ini kami melaksanakan patroli yang dilaksanakan oleh jajaran Panwascam dan badan "ad hoc" dan petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS)," katanya.

Ia menambahkan, patroli dilaksanakan pada siang hari guna mengantisipasi terjadinya kegiatan kampanye terselubung dan malam hari guna mengantisipasi terjadinya "money politics" atau politik uang.

"Dalam pengawasan ini kami membutuhkan peran masyarakat karena sesuai dengan tagline Bawaslu yakni "Bersama Rakyat Awasi Pemilu"," ujarnya. 

Ia menegaskan, Bawaslu Belitung tidak akan pilih kasih ketika menemukan pelanggaran di masa tenang yang dilakukan oleh peserta Pemilu 2024.

Hal ini dilakukan karena sebelumnya telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama peserta Pemilu 2024 di Belitung selama berlangsungnya masa tenang.

"Kepada 18 partai politik, 15 calon DPD RI dan  tiga tim sukses Capres dan Cawapres jangan ada niat atau sampai melakukan serangan fajar (money politics) itu yang kami hindarkan dan tidak terjadi," katanya.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2024