Warga Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memadati pasar pangan murah yang digelar Pemerintah Kota Pangkalpinang, guna menekan kenaikan harga sembako menjelang Puasa Ramadhan 2024.

"Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias membeli berbagai kebutuhan pokok di pasar pangan murah ini," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang Samri saat meninjau pasar pangan murah di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang puasa ramadhan tahun ini, Pemkot Pangkalpinang bekerja sama dengan distributor menggelar pasar pangan murah seperti beras, bawang, cabai, daging ayam, telur dan lainnya, agar masyarakat bisa melaksanakan puasa ramadhan dengan nyaman, mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Harga yang ditawarkan kepada masyarakat lebih murah dibandingkan harga pasaran seperti beras medium hanya Rp53.000 per kampil (satu kampil lima kilogram beras) atau jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran Rp85.000 per kampil.

"Kami berharap kegiatan ini akan mengurangi permintaan sembako di pedagang pasar berkurang, sehingga akan menekan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang puasa ramadhan tahun ini," katanya.

Ia menyatakan kegiatan pasar pangan murah ini akan terus berlanjut hingga menjelang Lebaran Idul Fitri 2024, agar tidak terjadi kenaikan harga tinggi yang akan memberatkan ekonomi masyarakat menyambut hari besar keagamaan ini.

"Kegiatan pasar murah ini terus digencarkan hingga Lebaran Idul Fitri nanti, agar masyarakat bisa mendapatkan harga pangan yang lebih rendah dari harga pasaran menjelang perayaan hari besar keagamaan ini," katanya.

Pantauan Antara ratusan warga berdesakan-desakan memadati stand-stand penjualan pangan seperti beras, gula pasir, bawang, cabai dan lainnya. Meski pengunjung pasar murah yang ramai namun pelaksanaan pasar pangan murah tersebut berlangsung aman, lancar dan tertib. 

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2024