Koba (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2017 bertekad meraih Penghargaan Adipura dengan menggalakan kegiatan penanaman pohon dan mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan.

"Pada 2016 Bangka Tengah gagal meraih piagam adipura setelah tiga tahun berturut mendapatkannya yaitu pada 2013, 2014 dan 2015," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangka Tengah, Ali Imron di Koba, Jumat.

Ia menjelaskan, saat ini sudah dilakukan penilaian adipura dan untuk sementara nilai yang diraih menunjukkan angka positif dan itu harus dipertahankan hingga hari pengumuman.

"Pada 2016 daerah ini gagal meraih adipura karena terjadi bencana alam yaitu banjir dan kebakaran hutan cukup luas, namun tahun ini kami optimistis bisa meraihnya," ujarnya.

Ia mengatakan, ada sejumlah objek penilaian adipura di antaranya lingkungan pemerintah daerah, lingkungan masyarakat, ruang terbuka hijau dan termasuk juga lingkungan sekolah.

"Melihat kondisi lingkungan sekarang kami optimistis bisa kembali rebut piagam adipura sebagai bentuk penghargaan terhadap lingkungan yang asri dan bersih," ujarnya.

Namun demikian, kata Ali Imron tujuan meraih adipura ini sebenarnya bukan sebatas prestise saja tetapi bentuk motivasi bagi masyarakat agar mengedepankan budaya hidup bersih dan cinta lingkungan.

"Tujuan adipura yang sebenarnya adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran dan budaya hidup bersih di masyarakat," katanya.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Mulki


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2017