Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah satu lagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Namang sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Sabtu, mengatakan dapur SPPG Namang yang berlokasi di Desa Sungkap akan mulai beroperasi pada 2 Februari 2026 dan menjadi dapur ketujuh yang beroperasi di Bangka Tengah dari rencana total 21 unit.
“Penambahan dapur SPPG ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk memastikan layanan MBG dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara merata,” katanya.
Ia menjelaskan operasional dapur SPPG difokuskan pada pemenuhan standar gizi seimbang, keamanan pangan, dan kualitas makanan guna mendukung peningkatan kesehatan masyarakat penerima manfaat.
Algafry juga menyebutkan keberadaan dapur SPPG juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pemanfaatan bahan baku dari petani dan peternak lokal.
“Pemerintah daerah mendorong pengelola dapur MBG untuk memanfaatkan bahan pangan lokal agar program ini sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Algafry juga meminta pengelola SPPG Namang untuk aktif berkoordinasi dengan Satuan Tugas MBG dan perangkat daerah terkait sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kendala dalam pelaksanaan program.
Kepala SPPG Namang Djordi Fattih mengatakan dapur tersebut akan melayani sebanyak 2.623 penerima manfaat yang tersebar di wilayah Desa Namang dan Belilik.
“Penerima manfaat meliputi siswa dari 12 sekolah, guru dan tenaga pendidik, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” katanya.
Penambahan dapur SPPG Namang menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam mendukung pelaksanaan program MBG sebagai instrumen peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak usia sekolah dan kelompok rentan.
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026