Koba, Babel, (ANTARA) - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Algafry Rahman, di Koba, Selasa, mengatakan laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola keuangan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan pemeriksaan yang dilakukan BPK merupakan bagian penting meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan pemeriksaan yang telah dilakukan oleh tim BPK dan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar exit meeting bersama tim pemeriksa dari BPK, setelah pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah selesai dilakukan.

Bupati mengharapkan melalui exit meeting, maka sinergi antara pemerintah daerah dan BPK terus terjalin dalam upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah demi mewujudkan pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.

Pemkab Bangka Tengah berkomitmen menciptakan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik, transparan, dan akuntabel yang mampu mendukung pembangunan daerah serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Bangka Tengah, di Koba, Selasa, dihadiri bupati, wakil bupati, kepala inspektorat, asisten dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim pemeriksa BPK.

Exit meeting merupakan tahapan akhir dari rangkaian pemeriksaan sebelum BPK menyusun dan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2025.

 



Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026