Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait keberangkatan kapal guna memastikan keselamatan pelayaran, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Kepala KSOP Kelas IV Pangkalbalam, Saiful Anwar, di Pangkalpinang, Senin, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi cuaca melalui koordinasi dengan BMKG sebelum memberikan izin keberangkatan kapal dari Pelabuhan Pangkalbalam.
"Kalau cuaca buruk, kapal tidak berangkat dan keberangkatannya ditunda. Ini demi keselamatan, bukan untuk menahan ataupun menunda keberangkatan kapal tanpa alasan," katanya.
Ia menjelaskan, apabila BMKG mengeluarkan imbauan terkait potensi cuaca buruk yang dapat membahayakan pelayaran, maka pihak KSOP akan menunda sementara keberangkatan kapal hingga kondisi cuaca kembali membaik.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keselamatan penumpang serta kelancaran aktivitas pelayaran di wilayah perairan Bangka Belitung.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada penundaan keberangkatan kapal yang disebabkan oleh kondisi cuaca.
"Sampai saat ini tidak ada penundaan keberangkatan kapal. Alhamdulillah aman, termasuk untuk kapal ekspres Bahari yang melayani rute ke Belitung, termasuk kapal Roro ke Jakarta," ujarnya.
Ia berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga arus mudik melalui Pelabuhan Pangkalbalam dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Editor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026