Tanjung Pandan (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengawasi pemudik transit dari pulau itu ke provinsi lain melalui pelabuhan penyeberangan.

"Kami melakukan pengawasan pemudik transit untuk memastikan pelayanan berjalan lancar," Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan Bambang Chandra di Tanjungpandan, Senin.

Ia mengatakan pengawasan pemudik transit di pelabuhan penyeberangan yang menggunakan kapal cepat tujuan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Pemudik transit itu bergabung dengan penumpang umum yang lain, sebelum melanjutkan ke kota lain di luar pulau Bangka Belitung seperti ke Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, dan daerah lain," ucap Bambang Chandra.

Dari pantauan di lapangan, aktivitas mudik di pelabuhan penyeberangan Tanjungpandang Belitung menunjukkan pergerakan berupa peningkatan jumlah penumpang. Pemudik transit merupakan warga pendatang yang biasa bekerja di sejumlah sektor.

"Penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan kapal cepat menunjukkan peningkatan, tercatat hari ini kapal cepat memberangkatkan 236 pemudik menuju Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang," katanya.

Ia memastikan pelayanan arus mudik di Pelabuhan Tanjungpandan berjalan aman dan tertib. Semua pemudik mendapat pelayanan sesuai ketentuan.

"Kami perkirakan puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di pelabuhan Tanjungpandan terjadi pada 18 Maret dan puncak arus balik terjadi pada 28 Maret 2026 mendatang," ujar dia.

Dia mengimbau seluruh pemudik supaya memastikan menjaga barang bawaan dengan aman dan tidak membawa barang yang dilarang.



Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026