Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membekali para siswa sekolah menengah pertama dan sekolah menegah atas dengan keterampilan membaca cepat.
"Keterampilan ini penting dikuasai para siswa agar semakin mudah memahami bahan bacaan yang tentunya bermanfaat mendukung kegiatan belajar di sekolah dan terampil menghadapi berbagai masalah yang ada dalam kehidupan sehari-hari," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah di Mentok, Rabu.
Menurut dia, program keterampilan membaca cepat tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang dilakukan perpusda.
"Selain program membaca cepat, kita juga berikan para siswa keterampilan membuat resensi bahan bacaan," ujarnya.
Dalam program ini para siswa dibekali keterampilan resensi dari bahan bacaan yang digemari untuk dibuat ringkasan singkat bacaan, tema, penokohan hingga kesimpulan.
Program ini dilakukan dengan pendampingan para petugas dan pustakawan yang memiliki kompetensi agar para peserta memiliki kemampuan literasi yang baik.
"Ini juga bisa mendukung tes kemampuan akademik yang lebih pada pemahaman dan penalaran terhadap soal para siswa saat di sekolah," katanya.
Selain menguatkan kemampuan tersebut, perpusda juga telah melakukan kerja sama dengan Universitas Bangka Belitung Jurusan Sastra Inggris untuk menjalankan program English Corner di perpusda.
Program ini sudah berjalan selama setahun terakhir, para peserta belajar bahasa Inggris melalui pola mendengarkan lagu, berbicara, dan hal lain yang menyenangkan.
"Sebenarnya program ini sudah berjalan sejak tahun lalu, mereka ada program pengabdian masyarakat dan kita ingin memberikan alternatif lain dalam pengembangan perpusda," katanya.
Dari dampak positif program yang sudah berjalan tahun lalu, kata dia, kedua pihak ingin melakukan kerja sama secara formal yang saat ini dokumennya sedang disusun dan ditargetkan pada Mei 2026 bisa direalisasikan.
"Melalui berbagai kegiatan yang menarik itu kita berupaya agar perpustakaan tidak sekadar tempat membaca, namun juga bisa untuk menambah keterampilan sebagai bekal hidup di masa depan," katanya.
Editor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026