Jakarta (Antaranews Babel) - Ulama internasional asal Texas, Amerika Serikat, Syeikh Yusuf Estes merupakan tulang punggung dakwah Islam di negeri Paman Sam, kata Imam Besar Masjid New York, AS, asal Sulawesi Selatan, Syamsi Ali pada pembukaan ceramah umum Yusuf Estes di Jakarta, Rabu.

"Sudah 21 tahun saya mengenal Yusuf Estes di Amerika. Dia mendirikan saluran televisi GuideUS TV dimana saya diminta untuk mengisi salah satu talkshow secara 'live'," kata Syamsi Ali yang juga merupakan imam pertama di Islamic Center di New York.

Dia menjelaskan bahwa Yusuf Estes yang menjadi pendakwah sejak memeluk Islam pada 1991 memiliki gaya yang unik dalam menyampaikan ceramah mengenai Islam.

"Dia selalu menggunakan bahasa yang sederhana, namun tepat sasaran. Karenanya, orang-orang yang mendengarkan ceramahnya sangat beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa," ujar Syamsi yang juga dikenal sebagai tokoh lintas agama asal Indonesia di AS.

Syamsi Ali kini tengah berupaya mendirikan pesantren di Amerika. Jika usahanya terwujud, maka itu akan menjadi pesantren pertama di AS yang akan mencetak para da'i dan akan melaksanakan dakwah di seluruh dunia.

Kedatangan Syeikh Yusuf di Indonesia adalah dalam rangka melakukan safari dakwah di Jakarta, Surabaya dan Balikpapan yang telah dimulai pada 18 hingga 21 Maret 2018.

Beberapa ceramah Sheikh Yusuf di lokasi tertentu yang bertema "the Light of Islam" atau "Cahaya Islam" terbuka untuk masyarakat umum, termasuk umat non Muslim. Setelah Indonesia, Sheikh Yusuf akan melanjutkan perjalanan dakwahnya di Malaysia, kemudian Tanzania.

Safari dakwah Yusuf Estes di Indonesia difasilitasi oleh Sahabat Dakwah Internasional (SDI) yang memfokuskan kegiatannya untuk menghadirkan para pendakwah internasional di tanah air

Sebelumnya SDI telah menghadirkan da'i internasional asal India, Dr. Zakir Naik yang memberi ceramah secara terbuka di beberapa kota di Indonesia.

Pewarta: Libertina Widyamurti Ambari

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018