Sungailiat (Antaranews Babel) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Bangka akan direalisasikan tahun ini mengingat kondisi yang ada sudah cukup meyakinkan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya tidak berani bilang tiga bulan, tapi saya yakin sebelum akhir 2018 KEK Pariwisata Bangka sudah terealisasi," ujar Arief Yahya usai meninjau langsung salah satu lokasi KEK Pariwisata Bangka di Sungailiat, Jumat.

Ia mengaku berani menyatakan hal itu setelah meninjau langsung ke dua lokasi yang bakal dikembangkan yakni Tanjung Pesona di Kabupaten Bangka dan Tanjung Gunung di Kabupaten Bangka Tengah.

Menurut dia kedua lokasi itu sudah sangat meyakinkan jika pariwisata di Bangka sangat menjanjikan di masa mendatang.

"Wilayah barat sebenarnya sangat diuntungkan dibandingkan wilayah timur Indonesia, khususnya jarak penerbangan dari Singapura dan sekitarnya," ujarnya.

Menteri menyebutkan Bangka Belitung sebenarnya mempunyai magnet untuk menarik wisatawan, apalagi jarak yang dekat dari Jakarta dan luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.

Pengembangan pariwisata di Bangka Belitung harus terlebih dahulu mengutamakan rute penerbangan. Jika waktu tempuh tidak lama maka wisatawan bakal banyak yang berkunjung.

"Kenapa jarak tempuh, sebab wisatawan tidak suka penerbangan yang jauh dan memerlukan waktu lama. Jadi bagaimana pemerintah daerah memikirkan hal ini supaya bisa direalisasikan," jelasnya.

Arief Yahya menambahkan wisatawan mancanegara yang datang ke Thailand dan Singapura ada ribuan setiap harinya, satu jam kemudian mereka bingung mau kemana untuk berwisata. Seharusnya ini peluang supaya mereka berkunjung ke Bangka Belitung.

"Memang kita anjurkan dulu ke Batam, nah kalau bisa dari Batam mereka ke Bangka Belitung, jadi siapkan rute penerbangannya," katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dan pengusaha pariwisata bisa segera membangun serta merealisasikan hal itu supaya pengembangan pariwisata di Bangka Belitung bergerak cepat.

Pewarta: Dwi HP

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018