"Kami minta KPU melakukan verifikasi DPT yang benar-benar akurat agar tidak terjadi mata pilih ganda pada Pemilu Presiden 2014,"Sungailiat (Antara Babel) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melakukan verifikasi terhadap daftar pemilih tetap (DPT).
"Kami minta KPU melakukan verifikasi DPT yang benar-benar akurat agar tidak terjadi mata pilih ganda pada Pemilu Presiden 2014," kata anggota Panwaslu Kabupaten Bangka, Subhan di Sungailiat, Jumat.
Ia menilai DPT pada pelaksaan pemilu legislatif lalu masih terdapat sejumlah mata pilih ganda dan hal itu diharapkan tidak terulang kembali pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014.
"Kami berharap tidak ada lagi mata pilih ganda di dalam DPT," ujarnya.
Akurasi DPT, menurut Subhan, menjadi persoalan penting bagi KPU dalam setiap pelaksanaan pemilu karena keberhasilan pemilu salah satunya diukur dari kesempurnaan DPT.
"Saya berharap pilres berjalan lancar dan lebih baik lagi dibanding dengan pelaksanaan pileg lalu dimana KPU berusaha meningkatkan jumlah partisipasi pemilih," jelasnya.
Dikatakannya, sesuai aturan yang berlaku, pihaknya juga akan melakukan pengawasan pada saat KPU melakukan tahapan verifikasi data pemilih menjadi DPT.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sudah masuk dalam DPT agar nantinya menyampaikan hak pilihnya memilih salah satu pasangan capres dan cawapres," katanya.
Sementara Kepala Divisi Pendidikan dan Pemilih KPU Kabupaten Bangka, Siti Aminah mengatakan pada 7 Mei 2014 pihaknya sudah menetapkan Data Pemilih Sementara Hasil Pemutahiran (DPSHP) dengan pemilih sebanyak 218.595 orang.
"DPSHP tersebut masih kami lakukan perbaikan sehingga pada saat ditetapkan menjadi DPT datanya," katanya.
Pewarta: Oleh KasmonoEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.