"Kenaikan terbesar terjadi di Pelabuhan Tanjungpandan yaitu 65,3 persen dari 22,3 ribu ton menjadi 36,9 ribu ton yang disebabkan adanya muatan pasir kwarsa,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung mencatat jumlah barang angkutan laut yang dimuat pada April 2014 mencapai 517 ribu ton atau naik 3,2 persen dibandingkan Maret 2014 sebesar 500,8 ribu ton.

"Kenaikan terbesar terjadi di Pelabuhan Tanjungpandan yaitu 65,3 persen dari 22,3 ribu ton menjadi 36,9 ribu ton yang disebabkan adanya muatan pasir kwarsa," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, kenaikan jumlah barang yang dimuat juga terjadi di Pelabuhan Toboali dan Sungai Selan sebesar 10,2 persen dari 24,8 ribu ton menjadi 27,3 ribu ton akibat meningkatnya muatan pasir kwarsa, timah dan bahan kebuthan pokok, serta Pelabuhan Dendang yang meningkat 4,9 persen.

"Dibandingkan periode Januari-April 2013 juga terjadi kenaikan jumlah muat barang angkutan laut sebesar 8,81 persen," katanya.

Sementara itu, jumlah barang yang dibongkar di pelabuhan pada April 2014 tercatat sebesar 216,4 ribu ton atau naik 2,6 persen dibanding Maret 2014 yang hanya 210,8 ribu ton.

Kenaikan terbesar terjadi di Pelabuhan Pelabuhan Pangklbalam sebesar 24,9 persen dari 99,5 ribu ton menjadi 124,3 ribu ton akibat naiknya jumlah muatan yang dibongkar yaitu pupuk, semen dan general cargo.

Kenaikan jumlah barang yang dibongkar juga terjadi di Pelabuhan Belinyu dan Pelabuhan Manggar masing-masing sebesar 16,2 persen dan 1,1 persen.

"Jika dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Januari-April 2013 terjadi penurunan jumlah bongkar yaitu sebesar 7,16 persen," katanya.

Pewarta: Oleh Mulki
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026