"Stok gula pasir cukup untuk memenuhi konsumsi warga karena pasokan dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera lancar,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung menyebutkan stok gula pasir di gudang distributor mencapai 480 ton, dan itu mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga, karena pasokan dari daerah sentra produksi lancar.
"Stok gula pasir cukup untuk memenuhi konsumsi warga karena pasokan dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera lancar," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel Marhoto di Pangkalpinang, Senin. Atas izin Kepala Disperindag Babel, Suharto.
Ia menjelaskan dari 480 ton stok gula pasir tersebut tersebar di gudang PT Bina Purnama sebanyak 40 ton, Globus Internusa (Belitung) 175 ton, PT Bangka Alam Sejahtera 30 ton, UD Mawar 110 ton, Akon 50 ton dan Cv Bangka Putra Persada 75 ton.
"Diperkirakan stok gula pasir ini cukup untuk dua bulan kedepan sehingga dapat memenuhi permintaan warga yang kembali stabil," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini, permintaan gula pasir kembali normal usai Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah dan harga masih relatif stabil Rp12 ribu per kilogram.
"Sebelumnya, saat menjelang Lebaran permintaan terus meningkat namun sekarang sudah stabil dan kemungkinan Lebaran Idul Adha nanti baru kembali mengalami peningkatan," ujarnya.
Menurut dia, saat ini, permintaan gula pasir kembali didominasi oleh usaha rumah tangga kecil dan menengah, seperti usaha kue kering dan makanan ringan manis lainnya.
"Mudah-mudahan dengan ketersediaan stok yang mencukupi ini, harga gula pasir ini akan terus stabil menjelang meskipun mengalami peningkatan," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, diimbau pengusaha sembako ini untuk terus meningkatkan stok barang, sebagai antisipasi dini kenaikan harga tinggi yang akan memberatkan ekonomi warga kurang mampu.
"Hingga saat ini, kebutuhan gula pasir warga masih mengandalkan pasokan dari luar, karena belum adanya pabrik pengolahan tebu menjadi gula pasir di Bangka Belitung, sehingga apabila stok kurang maka akan berdampak langsung terhadap kenaikan harga," ujarnya.
Pewarta: Pewarta: MulkiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.