"Kami bercermin dari pengalaman sebelumnya bahwa DPT selalu menjadi sorotan, maka DPT pilkada Bangka Tengah yang akan digelar Juli 2015 nanti harus bebas dari masalah,"Koba (Antara Babel) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung menyatakan pendataan dan pengawasan daftar pemilihan tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah itu akan perketat untuk menghindari masalah.
"Kami bercermin dari pengalaman sebelumnya bahwa DPT selalu menjadi sorotan, maka DPT pilkada Bangka Tengah yang akan digelar Juli 2015 nanti harus bebas dari masalah," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Bangka Tengah, Suryansyah di Koba, Rabu.
Ia menjelaskan, PPS dan PPK benar-benar harus difungsikan dalam melakukan pendataan dan pengawasan DPT bekerja sama dengan Disdukcapil dan pihak RT/RW.
"Kami dari pihak KPU juga akan turun langsung ke lapangan mengawasi secara langsung proses pendataan penduduk yang akan dimasukkan ke dalam daftar pemilih tetap," ujarnya.
Selama ini, menurut dia pihak KPU hanya bersifat menerima laporan yang disampaikan PPK dan PPS tanpa mengontrol langsung ke lapangan, sehingga tidak tahu secara detail kondisi riil di lapangan.
"Pada pilkada 2015 kami akan turun langsung dan proses DPS ke DPT benar-benar diawasi secara ketat agar tidak menjadi biang masalah," ujarnya.
Menurut dia, tahap awal yang harus dilakukan adalah meminta data awal jumlah penduduk yang menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
"Berdasarkan data awal tersebut, baru kemudian kami lakukan pendataan secara manual secara langsung ke rumah-rumah penduduk," ujarnya.
Kuncinya, kata dia, data jumlah penduduk dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus valid karena itu menjadi dasar untuk melakukan pendataan ulang di lapangan.
"Pendataan pemilih yang akan dimasukkan ke dalam DPT akan dilakukan oleh penyelenggara pemilu, tidak bekerja sama dengan pihak ketiga," ujarnya.
Pewarta: Oleh AhmadiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026