....pemerintah mempunyai kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan serta terwujudnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),"
Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka,  Kepulauan Bangka Belitung, melatih sebanyak 1.250 anggota perlindungan masyarakat untuk berperan serta menciptakan situasi aman, tertib, dan tenteram di lingkungan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Ferry Insani di Sungailiat, Selasa, mengatakan sebanyak 1.250 Linmas yang mengikuti latihan berasal dari delapan kecamatan se-Kabupaten Bangka yang tersebar di lebih dari 50 desa.

"Melalui Linmas, pemerintah mempunyai kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan serta terwujudnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya.

Menurutnya, setiap warga mempunyai hak dan kewajiban melakukan pertahanan dan keamanan negara sesuai dengan amanat dalam UUD 1945.

"Program ini perlu diberdayakan dan ditingkatkan perannya dalam kehidupan sehari-hari seperti menjaga keamanan, ketertiban, dan kegiatan sosial serta pemilu," ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Kesbanglinmas dan Politik, Kabupaten Bangka, Firdaus mengatakan, kegiatan ini juga untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta pelatihan agar mampu mencegah, mengantisipasi dan menangani suatu tindakan yang ditenggarai akan menimbulkan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban.

"Kita latih mereka sehingga paham akan pentingnya keamanan, ketertiban dalam masyarakat, perlu pengetahuan dan pelatihan perlindungan masyarakat," katanya.

Dikatakan kegiatan ini akan diisi dengan metode teori dan praktek tentang pengetahuan tentang kamtibmas, teknik pencegahan dan penanganan tindakan dengan narasumber dari kepolisian resort Bangka dan Kantor Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Politik Kabupaten Bangka.

Pewarta: Oleh: Kasmono
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026