"Selama bulan puasa ini, kasus baru COVID-19 terus bertambah, karena meningkatnya mobilitas masyarakat," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menjelaskan berdasarkan data per Kamis (22/4) malam, pasien COVID-19 dinyatakan sembuh 10.193 orang (bertambah 91 orang), meninggal dunia 188 (bertambah 2), pasien dalam isolasi 1.318 orang (bertambah 133 orang).
"Kami berharap masyarakat lebih disiplin menjalani prokes 3M plus yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan, serta 3T yaitu testing, tracing, dan treatment untuk menekan angka kasus virus corona ini," katanya.
Ia mengatakan, saat ini 1.278 orang masih menjalani isolasi dan karantina, tersebar di Kota Pangkalpinang 303 orang, Kabupaten Bangka 89, Bangka Tengah 150, Bangka Barat 338, Bangka Selatan 96, Belitung 180, Belitung Timur 162 orang.
"Dengan adanya penambahan kasus ini, maka pasien COVID-19 masih dalam perawatan kembali meningkat 11,27 persen dibandingkan hari sebelumnya," katanya.
Menurut dia dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus corona ini, penerapan 3M plus dan 3T ini merupakan satu rangkaian utuh yang tidak terpisahkan.
"Kedewasaan masyarakat menjaga kesehatan demi diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita sudah sepatutnya menjadi kesadaran bersama. Oleh karena itu, mari kita tetap jaga kesehatan diri dan setelah divaksin kita pun tidak boleh kendor dalam menerapkan prokes," katanya. ***3***
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.